Global Expose TV Kabupaten Buton Tengah – Jagat media sosial di Kabupaten Buton Tengah mendadak gaduh setelah beredarnya tangkapan layar percakapan yang diduga berkaitan dengan pengondisian proyek revitalisasi sekolah. Percakapan itu kini viral dan memicu sorotan publik karena menyeret nama pejabat kepolisian di daerah tersebut.
Dalam isi percakapan yang beredar luas, terdapat dugaan pencatutan nama Kapolres Buton Tengah dalam proses komunikasi proyek. Sosok yang belum diketahui identitasnya itu bahkan mengaku telah mengeluarkan sejumlah biaya dalam proses pengusulan pekerjaan tersebut.
Tak hanya itu, percakapan tersebut juga memuat ancaman akan membawa persoalan ke tingkat Polda Sulawesi Tenggara hingga kejaksaan apabila tidak ditemukan penyelesaian.
Situasi semakin menjadi perhatian setelah muncul dugaan keterlibatan seorang oknum perwira di lingkungan Polres Buton Tengah. Oknum tersebut disebut-sebut memiliki kaitan dengan perusahaan yang diduga akan mengerjakan proyek revitalisasi sekolah dimaksud. Namun hingga kini, seluruh informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait.
Direktur LSM-Garuda, Rahim Buton, menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
“Jika benar ada pencatutan nama pejabat kepolisian dalam urusan proyek, ini persoalan serius. Dugaan seperti ini harus dibuka secara terang dan profesional agar tidak menjadi liar di tengah masyarakat,” tegas Rahim.
Menurutnya, pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti awal berupa tangkapan layar percakapan yang kini beredar luas di masyarakat. Meski demikian, ia menegaskan seluruh dugaan tersebut tetap harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan yang objektif.
LSM-Garuda memastikan akan segera melaporkan persoalan tersebut ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Tenggara serta Mabes Polri guna meminta penelusuran lebih lanjut.
“Kami ingin semuanya dibuka secara transparan. Jangan sampai isu seperti ini merusak marwah institusi hanya karena ulah oknum tertentu,” ujarnya.
Rahim juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing spekulasi liar sembari menunggu hasil pemeriksaan resmi dari aparat berwenang.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Buton Tengah terkait viralnya percakapan yang memunculkan dugaan keterlibatan oknum dalam proyek tersebut.
Penulis : Samsul bahri dan team
Editor : Korwil
Sumber Berita: Viral Dugaan “Main Proyek” di Buton Tengah, Nama Kapolres Disebut dalam Percakapan Beredar












