Global Expose TV Kota BALIKPAPAN – Kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur terus diperkuat. Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., memimpin langsung Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Karhutla di Lapangan Satbrimob Polda Kaltim, Selasa (11/8/2026).
Apel tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kalimantan Timur.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si.; Dirpolairud Polda Kaltim Kombes Pol Restika Pardamean Nainggolan, S.I.K., M.H.; Kasdam VI/Mulawarman Andy Setyawan, S.Sos., M.I.P.; Kepala BPBD Kota Balikpapan Usman Ali, S.T.; serta Kepala Basarnas Kota Balikpapan Dody Setiawan, S.T., M.M.
Dalam arahannya, Wakapolda Kaltim menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak boleh dilakukan secara sporadis. Setiap unsur harus memiliki perencanaan yang matang, personel yang siap digerakkan, serta dukungan peralatan yang memadai.
“Kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dilakukan dengan persiapan yang matang. Bencana bisa saja terjadi sewaktu-waktu tanpa kita sadari. Karena itu, seluruh pihak dan instansi terkait harus mempersiapkan diri sebagai bentuk antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi bencana Karhutla,” tegas Adrianto.
Menurutnya, Karhutla merupakan persoalan bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Luasnya wilayah Kalimantan Timur serta potensi dampak yang ditimbulkan membuat penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu institusi secara sendiri-sendiri.
Karena itu, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, dan unsur terkait lainnya harus terus diperkuat. Koordinasi yang solid menjadi kunci agar setiap potensi Karhutla dapat direspons secara cepat, tepat, dan terukur.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita siap sebelum bencana terjadi. Dengan kesiapan dan koordinasi yang baik, setiap potensi ancaman dapat ditangani sedini mungkin,” ujarnya.
Apel kesiapsiagaan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Polda Kaltim, Ditpolairud Polda Kaltim, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, BPBD, hingga Basarnas.
Tidak hanya mengecek kesiapan personel, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memastikan kondisi dan kesiapan sarana serta prasarana yang akan digunakan dalam menghadapi Karhutla.
Kesiapan tersebut mencakup kemampuan setiap unsur untuk bergerak secara terpadu, mulai dari pencegahan, deteksi dini, penanganan awal, hingga penanggulangan apabila terjadi kebakaran.
Usai apel, Wakapolda Kaltim bersama Kasdam VI/Mulawarman melakukan pengecekan langsung terhadap perlengkapan dan peralatan penanggulangan bencana, termasuk kendaraan tanggap bencana yang disiapkan untuk mendukung mobilisasi personel maupun peralatan di lapangan.
Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan berada dalam kondisi siap digunakan ketika dibutuhkan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan operasional yang tidak hanya mengandalkan kekuatan personel, tetapi juga didukung peralatan yang memadai.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, Polda Kaltim bersama seluruh unsur terkait menegaskan komitmen untuk membangun sistem penanganan Karhutla yang cepat, terpadu, dan responsif.
Kesiapan sejak dini menjadi kunci. Sebab, dalam penanganan bencana, kecepatan bertindak tidak hanya ditentukan oleh respons ketika kejadian berlangsung, tetapi juga oleh seberapa matang seluruh unsur mempersiapkan diri sebelum ancaman benar-benar terjadi.
Dengan sinergi lintas instansi yang semakin kuat serta kesiapan personel dan peralatan yang terukur, diharapkan potensi Karhutla di Kalimantan Timur dapat dicegah dan ditangani sedini mungkin sehingga dampaknya terhadap masyarakat, lingkungan, dan wilayah Kaltim dapat diminimalkan.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Wakapolda Kaltim Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Lintas Instansi












