Global Expose TV Cipanas – Proyek Cipanas menjadi sorotan semua elemen masyarakat karena semakin terbuka nya carut marut yang di buat oleh pejabat terkait .
Belum selesai berita tentang SPK palsu penebangan proyek Cipanas kini ada lagi korban dari pekerjaan lain yaitu proyek patok di area bendungan Cipanas .
Korban di sini adalah orang atau warga Sumedang yg berinisial E mengaku mendapat tawaran pekerjaan dari seseorang yang bernama bapak Aqil mukmin / pak okke.

Menurut kesaksian dari korban dan pemberi kerja , pekerjaan patok di janjikan untuk dapat 1000 patok yang akan di bayar dengan nominal yang sudah si sepakati namun hingga akan berakhir nya proyek clearing Cipanas baru akan di bahas pembayaran .
Di duga adanya perintah mengadakan/ penunjukan vendor tanpa SPK/ di duga adanya dua vendor yang satu dapat SPK yang satu tidak .

Pantaun team lapangan pekerjaan patok ini sangat tidak maximal karena adanya beberapa area yang sudah tergenang air dan kami meminta semua elemen penegak hukum dan masyarakat untuk sama sama meninjau ulang lokasi di area bendungan di dampingi dengan pejabat terkait dan vendor yang mengerjakan patok untuk kembali menghitung jumlah patok yang di pasang serta agar transparan mekanisme kerja untuk pekerjaan patok .
Sumber lain mengatakan kepada awak media yang dimana beliau adalah konsultan di salah satu dinas , bahwasanya setiap pekerjaan itu harus ada landasan kerja , dari sumber anggaran , nilai anggaran , proses pemenangan, kegiatan di lapangan pun harus sesuai dengan adanya Rab, gambar, konsultan pengawas, kerangka acuan kerja (KAK).
Namun untuk pekerjaan patok di area Cipanas sangat janggal dan kurangnya transparansi terhadap publik .

Sampai berita ini di muat pun dari pihak pejabat terkait BBWS maupun pejabat tanah, dan perhutani belum memberikan respon terhadap berita yang naik sebelum nya.
Penulis : Aldi Rahman
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Hasil Investigasi Wartawam












