Sekelumit Cerita Paska Rakernas Pewarna 2024, Beginilah kata Ketua Pewarna Jabar……!!!!

Rabu, 20 November 2024 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kota Bogor  – Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna Indonesia) telah sukses menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2024  yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Glegah Arum Lumajang, Jawa Timur, Sabtu -Minggu (  16 – 17 Nov 2024 ).

Seperti Rapat Kerja Nasional  Setiap tahunnya pewarna Indonesia dimulai dengan serangkai acara Apresiasi Pewarna Indonesia ( API ) yang adalah Agenda tahunan dari Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna) yang dilaksanakan di lokasi berbeda pada tanggal 15 November 2024 di Pendopo arya wira Lumajang. Acara ini menjadi bentuk penghargaan bagi tokoh-tokoh agama, masyarakat, dan pejabat publik yang telah berkontribusi dalam membangun kerukunan umat beragama dan mengembangkan nilai-nilai yang baik untuk membangun keharmonisan di NKRI.

Dan sebanyak 11 nominasi menerima penghargaan API tahun ini atas dedikasinya dalam merawat dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan berbangsa sesama warga negara ,antaranya adalah  Ali Baham T, Pigur Kepala Daerah Pengamal Harmoni Keberagaman (Pj. Gubernur Papua Barat), Togap Simangunsong figur muda yang menginspirasi masyarakat nasrani (PJ Gubernur Kalimantan Utara.dan Ahmat Umar Figur Penjaga Keberagaman (Pengasuh Ponpes ).

Menurut Kefas Hervin Devananda,S.Th.M.Pd.K yang diwawancara oleh media di kediamannya, Bogor pada selasa malam [19/11] mengatakan ” Rakernas Pewarna 2024 sudah selesai digelar di Kabupaten Lumajang dan saya secara pribadi mengapresiasi kepada panitia yang telah berjerih payah untuk menyukseskan acara API dan Rakernas tahun 2024,ujarnya

Dan yang mungkin agak berbeda dalam acara Apresiasi Pewarna Indonesia kali ini dengan kehadiran 2 PJ Gubernur yang secara langsung hadir menerima penghargaan sebagai tokoh – tokoh yang menjaga ke bhinneka an di daerah yang sedang di pimpinannya, dan lagi hadirnya tokoh lokal seperti Ahmat Umar yang juga termasuk tokoh agama pengelola salah satu pompes penerima penghargaan dari pewarna Indonesia.

Pewarna Indonesia sebagai salah satu organisasi kewartawanan yang selama ini konsen memperjuangkan kesetaraan di Indonesia memberikan penghargaan ini terhadap tokoh-tokoh yang dianggap peduli memperjuangan kerukunan dan kesetaraan di Indonesia sebagai sebuah harmoni dan kekayaan yang di miliki oleh bangsa kita, jelas Pria yang disapa Romo Kefas ini.

Dan ini adalah kontribusi Pewarna Indonesia dalam menjaga keragaman dan ke Bhinneka an di bangsa ini, dan harapan saya dukungan daripada stakeholder dan pemerintah baik pusat dan daerah mendukung setiap kegiatan – kegiatan yang dilakukan dalam mewujudkan kerukunan dan kesetaraan serta membumikan Pancasila, pungkasnya

Jadi proses kehidupan berbangsa kita yang diwarnai dengan budaya dan agama serta ras yang begitu beragam saya rasa memiliki persoalan yang begitu luar biasa dan tidak gampang, oleh karena itu peran serta kita sebagai warga bangsa menjaga kerukunan antar warga negara sebagai warisan budaya nenek moyang kita harus kita rawat dan kita jaga,karena itu yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita sebagai generasi republik ini .

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Sekelumit Cerita Paska Rakernas Pewarna 2024, Beginilah kata Ketua Pewarna Jabar......!!!!

Berita Terkait

Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 
AWDI DKI Jakarta Bersiap Dilantik, DPP Tegaskan: Independensi dan Netralitas Harga Mati!”
Polwan Polda Metro Jaya Ziarah dan Tabur Bunga di TPBU Giri Tama Bogor
Pelayanan Samsat Depok Dinilai Cepat, Tepat dan Memudahkan Warga Dalam Mengurus Surat Surat Kendaraaan
Dugaan Praktik Prostitusi di Penginapan Cikuda Jadi Sorotan Warga Saat Ramadhan
Pekerja Meninggal, RS Mary Cileungsi Hijau dan Pihak Alih Daya RITS Diduga Mengabaikan Hak-Hak Pekerja
Siapa yang Berkuasa? Rumah Masih Dihuni, Tapi Diduga Sudah ‘Dikuasai’ Orang Lain
Dugaan Intimidasi dalam Sengketa Properti, Proses Hukum Didorong Transparan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:02 WIB

AWDI DKI Jakarta Bersiap Dilantik, DPP Tegaskan: Independensi dan Netralitas Harga Mati!”

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polwan Polda Metro Jaya Ziarah dan Tabur Bunga di TPBU Giri Tama Bogor

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:35 WIB

Pelayanan Samsat Depok Dinilai Cepat, Tepat dan Memudahkan Warga Dalam Mengurus Surat Surat Kendaraaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:41 WIB

Dugaan Praktik Prostitusi di Penginapan Cikuda Jadi Sorotan Warga Saat Ramadhan

Berita Terbaru