Ketua Umum AKPERSI Ingatkan Menteri Desa: Tidak Semua Wartawan Abal-Abal, Dan Harus Minta Maaf

Sabtu, 1 Februari 2025 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) mengingatkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia, Yandri Susanto, untuk lebih bijak dalam memilih kata ketika berbicara tentang wartawan. Pernyataan Yandri yang menyebut adanya “wartawan bodrex” dalam konteks oknum yang kerap mengganggu kepala desa dinilai merugikan citra profesi jurnalis secara keseluruhan.

AKPERSI selalu berkomitmen menciptakan wartawan yang kompeten, berintegritas, dan profesional dengan konsisten mengadakan Diklat Jurnalistik bagi seluruh pengurus dan anggotanya. Hal ini sejalan dengan visi dan misi AKPERSI dalam meningkatkan kualitas wartawan agar memahami tugas pokok dan fungsinya, serta mengerti Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Menurut Ketua Umum AKPERSI, jika ada wartawan yang dianggap tidak profesional, sebaiknya disebut sebagai “oknum wartawan” daripada langsung melabeli seluruh profesi. “Kita sepakat untuk menertibkan oknum wartawan abal-abal yang merusak citra dan integritas jurnalis. Namun, kalimat yang digunakan oleh pejabat negara sebaiknya lebih berhati-hati agar tidak menimbulkan stigma negatif terhadap profesi wartawan secara keseluruhan,” tegasnya.

AKPERSI juga menyatakan bahwa organisasinya secara mandiri terus melakukan pelatihan dan akan segera mengadakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) berskala nasional dengan menggandeng lembaga penguji terakreditasi Dewan Pers.

“AKPERSI adalah organisasi pers yang selalu mengedepankan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers. Kami mendukung upaya penertiban oknum yang tidak bertanggung jawab, namun hal ini perlu dilakukan dengan bijaksana dan tidak menyamaratakan seluruh profesi,” tambahnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Ketua Umum AKPERSI Ingatkan Menteri Desa: Tidak Semua Wartawan Abal-Abal, Dan Harus Minta Maaf

Berita Terkait

Patroli Malam Cegah Tawuran, 16 Orang Diamankan di Jaktim dan Jakpus
Terobosan PLN! Rakyat Bisa Daftarkan Tanah Mulai 1 Hektar Untuk Program PLTS 100 GWp, Maret Samuel Sueken Dorong Pencegahan Mafia Tanah
Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta
Bareskrim Polri Bongkar Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1,19 Ton Kemasan Senilai Rp155 Juta
Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi dan Penataan Kawasan Rawan Narkoba
Wakapolri Pimpin Upacara Purna Tugas FPU 7 Minusca, 140 Personel Terima Penghargaan
Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Divhumas Polri Salurkan Bansos untuk Lansia dan Anak Yatim
Respon Cepat Dumas, Polsek Kampung Rakyat Gerebek Rumah di Tolan, 3,62 Gram Sabu Diamankan Beserta Dua Pria dan Satu Wanita
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Patroli Malam Cegah Tawuran, 16 Orang Diamankan di Jaktim dan Jakpus

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Terobosan PLN! Rakyat Bisa Daftarkan Tanah Mulai 1 Hektar Untuk Program PLTS 100 GWp, Maret Samuel Sueken Dorong Pencegahan Mafia Tanah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1,19 Ton Kemasan Senilai Rp155 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi dan Penataan Kawasan Rawan Narkoba

Berita Terbaru

Kab. Cirebon

Semarak Haul Buyut Bojong Kuta Gede, Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 26 Okt 2026 - 11:19 WIB