Global Expose TV Kabupaten Garut, Jawa Barat – Desa Gunung Jampang memiliki sembilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang tersebar di tiga wilayah kedusunan. Salah satu kegiatan rutin yang dijalankan di setiap DKM adalah pembelajaran mengaji bagi anak-anak dan remaja. Namun, keterbatasan jumlah Al-Qur’an menjadi kendala utama yang dihadapi para santri dalam kegiatan tersebut.
Menurut laporan, masih ada santri yang harus menggunakan Al-Qur’an secara bergantian karena keterbatasan jumlah kitab suci yang tersedia. Kondisi ini mendorong berbagai pihak, termasuk aparat desa dan TNI, untuk mengupayakan bantuan pengadaan Al-Qur’an agar kegiatan mengaji dapat berjalan lebih efektif.
“Kami sangat berharap adanya bantuan Al-Qur’an dari pihak manapun, mengingat masih banyak santri yang harus mengaji secara bergiliran,” ungkap Danramil Kapten Cke Khasanudin.
Hal senada disampaikan oleh Babinsa Bpk Agus dan Kepala Desa Gunung Jampang, Bpk Rahmat Hidayat, yang berharap adanya perhatian lebih terhadap kebutuhan pendidikan keagamaan di desa mereka.
Penulis : Deni Surya Gemilang
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Minimnya Al-Qur'an di Desa Gunung Jampang, Santri Terpaksa Mengaji Bergiliran












