Pencemaran Udara Diduga Penyebab Meningginya ISPA Dari Tahun 2022-2024 di Kecamatan Klapanunggal

Selasa, 29 April 2025 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Bogor – Warga keluhkan tidak terkendalinya pencemaran udara, baik yang berasal dari asap pabrik pembakaran ban maupun debu dari lalu lalangnya angkutan batu kapur diduga menyebabkan peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah kecamatan Klapanunggal kabupaten Bogor provinsi Jawa Barat

Peningkatan kasus ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) selama 3 tahun terakhir 2022 hingga 2024 sangat mengkhawatirkan ini harus menjadi perhatian serius meskipun belum masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB).

Menurut Keterangan dr Yessi Bidang P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor bahwa data yang ada di Dinkes menunjukkan peningkatan selama Tiga (3) belakangan

“Insidensi ISPA kecamatan Klapanunggal
Tahun 2022 adalah 7.816 (5,7%)
Tahun 2023 adalah 8.218 (6,0%)
Tahun 2024 adalah 8.354 (6,1%)”, ujarnya Kamis 24 April 2025 lalu.

Menurutnya jika berdasarkan survei kesehatan di Indonesia tahun 2023 oleh kementerian Kesehatan seluruhnya mengalami perubahan

“Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan, prevalensi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Indonesia untuk semua kelompok umur secara nasional adalah sebesar 23,5%.”, ungkapnya

Meskipun sebelumnya dr Yessi mengatakan bahwa penyakit ISPA bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan musim, polusi udara, dan faktor host seperti usia dan sistem kekebalan tubuh akan tetapi masyarakat tetap khawatir dan berharap ada solusi dari pemerintah daerah kabupaten Bogor.

Facebook Comments Box

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Pencemaran Udara Diduga Penyebab Meningginya ISPA Dari Tahun 2022-2024 di Kecamatan Klapanunggal

Berita Terkait

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan
Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika
Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 
Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut
Diduga Transaksi Sabu Terang-terangan di Pardamean, Ada Apa dengan Polres Labuhanbatu?
Polsek Kampung Rakyat tidak Tanggung Tanggung Ringkus Pemuda di Perkebunan Sawit l1,95 Gram Sabu Diamankan
Satresnarkoba Polres Labusel Ringkus J di Kampung Raja, Diduga Terlibat Narkotika
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:54 WIB

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan

Jumat, 18 September 2026 - 14:04 WIB

Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 

Sabtu, 12 September 2026 - 21:34 WIB

Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi

Kamis, 10 September 2026 - 17:54 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut

Berita Terbaru