Global Expose tv Tangerang Selatan, 2 Mei 2025 — Polemik pungutan biaya acara wisuda di SMK Kesehatan Riksa Indrya, Tangerang Selatan, Banten, tengah menjadi sorotan publik. Meski Gubernur Banten telah menerbitkan larangan pungutan biaya untuk perpisahan atau wisuda karena berpotensi membebani orang tua, faktanya pungutan sebesar Rp 650.000 per siswa tetap berjalan di sekolah tersebut.
Acara wisuda yang direncanakan digelar di sebuah hotel itu sebelumnya sempat dibatalkan dan uang dikembalikan kepada orang tua siswa. Namun, sejumlah orang tua mengaku kebingungan karena pungutan kembali dilakukan dengan dalih atas persetujuan orang tua dan dikelola langsung oleh siswa, tanpa melibatkan pihak sekolah.
“Kami bingung, tidak ikut kasihan ke anak karena hampir semua teman ikut. Mau tidak mau saya pinjam ke saudara, anak saya sudah bayar,” ungkap salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya. Tercatat, hingga berita ini diturunkan, sudah ada 67 siswa yang melakukan pembayaran.
Sebelumnya, sekolah ini juga sempat viral karena tidak mengizinkan siswa yang menunggak SPP dan biaya wisuda mengikuti ujian akhir. Namun, setelah mendapat teguran berbagai pihak, siswa akhirnya diperbolehkan mengikuti ujian.
Yani, Ketua Lembaga Indonesia Maju (LIM) Badan Pengawas Pengelolaan Negara, mendesak pihak yayasan segera mengevaluasi rencana kegiatan tersebut. “Kalau tidak melibatkan pihak sekolah, bagaimana acara itu bisa terselenggara? Kalau terjadi sesuatu, siapa yang bertanggung jawab? Kami minta sekolah segera mengarahkan siswa agar acara cukup digelar di sekolah menggunakan fasilitas yang ada,” ujar Yani. Ia juga meminta agar dana pungutan dikembalikan demi meringankan beban orang tua.
Senada, Jhon Dany, Divisi Hukum dan Kornas LIM, meminta Dinas Pendidikan Provinsi Banten segera turun tangan mengevaluasi penyelenggara pendidikan tersebut. “Kami mendesak Dinas Pendidikan memberikan teguran dan memastikan semua sekolah, baik negeri maupun swasta, patuh pada regulasi pemerintah,” tegasnya.
Saat dihubungi awak media melalui telepon WhatsApp, pihak sekolah hanya memberikan balasan otomatis terkait jam operasional tanpa memberikan tanggapan atas isu ini.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan klarifikasi resmi.
Penulis : Iwan Kejes
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Fantastis! Pungutan Wisuda Rp 650 Ribu di SMK Kesehatan Riksa Indrya Tangsel Jadi Sorotan Lembaga












