Global Expose TV Kabupaten Garut – Akses jalan provinsi yang menghubungkan Garut dan Tasikmalaya via Singaparna sempat lumpuh total akibat longsor yang terjadi di wilayah Kampung Cikangkung, Desa Sukamaju, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Sabtu (28/6) pagi. Kini, jalur tersebut sudah bisa dilalui kembali oleh kendaraan, meski pengendara diimbau tetap waspada.
Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 06.30 WIB dan langsung menutup badan jalan. Camat Cilawu, Drs. H. Anas Aolia Malik, M.Si, yang turun langsung ke lokasi sekitar pukul 08.00 WIB, melaporkan kondisi terkini dari lapangan.
“Pagi ini saya berada di lokasi Kp. Cikangkung, Desa Sukamaju. Sekitar pukul 06.30 WIB terjadi longsor yang menutup total jalur utama Garut–Tasik. Saat ini kami bersama tim dari BPBD, TNI, Polri, dan warga tengah berupaya melakukan normalisasi jalan agar bisa segera dilalui kembali,” kata Anas kepada awak media.
Salah satu warga setempat, Dedi (42), mengaku menyaksikan langsung detik-detik terjadinya longsor.
“Saya pas lewat jam setengah tujuh, tiba-tiba ada suara gemuruh dari atas tebing. Nggak lama, tanah dan batu besar langsung nutupin jalan. Untung nggak ada kendaraan yang kena,” ujar Dedi.
Untuk sementara, Satlantas Polres Garut sempat memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan dari arah Garut menuju Tasik melalui jalur alternatif Wanaraja–Limbangan–Malangbong, dan sebaliknya.
Pantauan terakhir di lokasi, akses jalan Garut–Tasik via Singaparna kini sudah dibuka kembali. Namun, sisa material longsor yang masih menempel di badan jalan membuat permukaan jalan licin.
“Pengendara diimbau tetap hati-hati, terutama sepeda motor, karena jalan masih basah dan licin akibat sisa tanah longsor,” tutup Camat Anas.
Penulis : Aji Rakmat
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Akses Garut-Tasik via Singaparna Kembali Dibuka Usai Longsor Tutupi Jalan












