Bupati Imron Sidak Kawasan Kedawung, Temukan Sampah Liar

Senin, 30 Juni 2025 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Cirebon – Bupati Cirebon, Imron melakukan  inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Senin (30/6/2025), kemudian mendapati adanya tumpukan sampah liar di lahan kosong yang semestinya bersih dan tertata.

Sidak tersebut dilakukan secara spontan sebagai bagian dari upaya pengawasan langsung terhadap kebersihan dan penataan lingkungan di wilayah yang tengah dirancang sebagai kawasan berstandar kota.

“Saya sengaja turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan. Ternyata masih ada yang buang sampah sembarangan, ini sangat disayangkan,” kata Imron usai sidak.

Tumpukan sampah ditemukan di sebuah lahan di Desa Kertawinangun, Kecamatan Kedawung. Imron menyebut lokasi itu bukan tempat resmi untuk pembuangan sampah, namun kerap digunakan secara ilegal.

Menurut dia, kawasan Kedawung seharusnya menjadi wajah baru Kabupaten Cirebon dalam penataan lingkungan.

“Saya kaget, karena kita sedang ingin membangun Kedawung sebagai kawasan yang bersih, tertib, dan berwawasan kota. Tapi ternyata masih ada sampah liar,” ujarnya.

Imron menuturkan, berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, sampah tersebut bukan berasal dari masyarakat setempat, melainkan dari pedagang kaki lima yang beraktivitas pada malam hari.

“Katanya ini buangan dari pedagang malam, bukan warga sini,” ucapnya.

Dalam sidak tersebut juga mengungkap lemahnya pengawasan di tingkat desa dan kecamatan. Imron mengaku telah beberapa kali memerintahkan pembersihan di lokasi tersebut, namun sampah liar tetap muncul kembali.

“Sudah dikuras beberapa kali, tapi tetap saja kembali seperti ini. Ini menandakan pengawasan belum efektif,” tutur Imron.

Ia meminta jajaran pemerintah desa dan kecamatan lebih proaktif melakukan pengawasan lingkungan, termasuk menyediakan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) terpadu dan melakukan edukasi kepada masyarakat.

Ia mengungkapkan, bahwa masyarakat setempat sebenarnya sudah berinisiatif menutup lokasi tersebut dengan pagar seng. Namun pagar dibongkar oleh oknum yang tidak dikenal.

“Ini membuktikan bahwa ada pihak-pihak yang sengaja ingin tetap menjadikan tempat ini sebagai lokasi buangan,” ucapnya menambahkan.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus melakukan sidak ke berbagai titik, guna memastikan program kebersihan lingkungan berjalan efektif hingga ke tingkat bawah.

Sementara itu, Camat Kedawung, Firdaos Agih, mengatakan bahwa di Kecamatan Kedawung sendiri hampir seluruh desa sudah memiliki Tempat Pembuangan Sementara (TPS), baik TPS konvensional maupun TPS 3R (reduce, reuse, recycle).

Secara kapasitas, fasilitas TPS di wilayah tersebut dinilai cukup untuk menampung sampah warga, karena tiap desa sudah bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Setiap TPS, menurutnya , sudah memiliki petugas pengelola. Namun, keberadaan TPS liar seperti yang ditemukan Bupati Imron, menunjukkan masih adanya celah pengawasan yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, terutama pedagang malam dari luar wilayah.

“Ini bukan berarti tidak ditinjau atau tidak dimonitor. Kita sudah lakukan upaya, bahkan sempat dibangun bedeng, tapi dirusak. Tempatnya ini potensial, sayang kalau terus-terusan dijadikan buangan,” Jelasnya.

 

Facebook Comments Box

Penulis : Sutari

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Bupati Imron Sidak Kawasan Kedawung, Temukan Sampah Liar

Berita Terkait

Keluarga Besar SMPN 2 Jamblang Peringati Hari Santri Nasional, Tekankan Semangat Persatuan dan Pengabdian
Tasyakuran HUT ke-62, DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon Tekankan Soliditas dan Pengabdian kepada Rakyat
LSM KCBI Siap Kawal Polemik SMKN 1 Susukan hingga ke Jakarta, Hak Pendidikan Siswa Jadi Sorotan
LSM KCBI Soroti Polemik SMKN 1 Susukan: Wali Murid Disebut Sampai Bersujud Memohon, Disiplin Sekolah Jangan Putus Masa Depan Anak! 
Proyek Senderan BBWS Blok Sedemit Desa Balad Dukupuntang Diduga Tidak Transfaran, Informasi Saling Lempar Seperti Proyek Siluman
Polemik Siswa SMKN 1 Susukan Disoro. “DPD Cirebon Raya Garda Patriot Bersat, Kusmin SCm Pertanyajan Nasib Hak Pendidikan
Tim U-12 Desa Serang Sabet Juara Turnamen Mini Soccer Se-Kecamatan Klangenan
Tekab 852 Polresta Cirebon Bekuk Tiga Pelaku Pengeroyokan Korban Dibacok dengan Celurit
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Keluarga Besar SMPN 2 Jamblang Peringati Hari Santri Nasional, Tekankan Semangat Persatuan dan Pengabdian

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Tasyakuran HUT ke-62, DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon Tekankan Soliditas dan Pengabdian kepada Rakyat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:58 WIB

LSM KCBI Siap Kawal Polemik SMKN 1 Susukan hingga ke Jakarta, Hak Pendidikan Siswa Jadi Sorotan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:47 WIB

LSM KCBI Soroti Polemik SMKN 1 Susukan: Wali Murid Disebut Sampai Bersujud Memohon, Disiplin Sekolah Jangan Putus Masa Depan Anak! 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Proyek Senderan BBWS Blok Sedemit Desa Balad Dukupuntang Diduga Tidak Transfaran, Informasi Saling Lempar Seperti Proyek Siluman

Berita Terbaru