Tanah Warisan Dirampas Mafia, Ibu Jurtini Ngadu ke Jakarta: “Negara Jangan Kalah Sama Bandit!” Ketua Umum LSM KCBI: Ini Bukan Sekadar Kasus, Tapi Penghinaan terhadap Hukum..!!!!!!!

Rabu, 2 Juli 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Jakarta – Perlawanan rakyat kecil terhadap mafia tanah kembali menggema di ibu kota sumatera utara. kini seorang ibu tua renta sebut saja nama nya Jurtini, ia seorang perempuan tangguh asal Kelurahan Ujung Bandar , Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara, mendatangi Kantor Gedung Mahkamah Agung RI (MA) di Jakarta

Karena dirinya yang menjadi korban perampasan tanah warisan orang tuanya, akhirnya nekat datang ke Jakarta setelah keadilan tak kunjung ia temui di kampung halamannya.

Dengan mata sembab dan suara gemetar, Jurtini mengaku tanah milik keluarganya dirampas secara licik oleh pihak-pihak yang diduga memiliki backing kuat. Meski sudah berjuang melalui jalur hukum di daerah, hasilnya nihil. Bukannya keadilan, justru intimidasi yang datang.

“Saya sudah mengadu ke sana-sini, tapi tidak ada yang benar-benar membela saya. Sekarang saya datang ke Jakarta, karena saya yakin masih ada keadilan di negeri ini,” kata Jurtini, di dampingi Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM KCBI), Senin  (1/7/2025).

Menyikapi hal ini, Ketua Umum LSM KCBI, B. Joel B. Simbolon, S.Com, angkat bicara tegas. Ia menilai kasus Jurtini hanyalah satu dari ribuan kasus kejahatan pertanahan yang diduga melibatkan oknum kuat di belakang layar.

“Ini bukan sekadar soal tanah. Ini soal harga diri rakyat yang diinjak-injak! Negara tidak boleh kalah melawan bandit-bandit tanah. Aparat jangan hanya galak ke rakyat kecil, tapi lemas di depan mafia!” tegas Joel.

Ia menambahkan bahwa pihaknya siap mengawal kasus ini hingga ke tingkat Mahkamah Agung dan bahkan ke Presiden, jika perlu. LSM KCBI juga akan membuka laporan ke Komnas HAM dan Ombudsman RI.

“Kami akan buka semua data, bukti, dan kronologi. Rakyat kecil seperti Bu Jurtini tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri. Kalau hukum di daerah mati suri, maka kami hidupkan perlawanan dari Jakarta!” ucap Joel membara.

Kehadiran Jurtini dan LSM KCBI di ibu kota menjadi simbol bahwa perjuangan rakyat kecil belum selesai. Mereka menuntut agar negara hadir, bukan sekadar menjadi penonton dalam drama keadilan yang penuh kepalsuan.

“Kami tidak cari sensasi, kami cuma mau hak kami kembali. Apa itu terlalu berat untuk negara?” tutup Jurtini lirih di kantor LSM KCBI.

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Tanah Warisan Dirampas Mafia, Ibu Jurtini Ngadu ke Jakarta: “Negara Jangan Kalah Sama Bandit!” Ketua Umum LSM KCBI: Ini Bukan Sekadar Kasus, Tapi Penghinaan terhadap Hukum..!!!!!!!

Berita Terkait

Patroli Malam Cegah Tawuran, 16 Orang Diamankan di Jaktim dan Jakpus
Terobosan PLN! Rakyat Bisa Daftarkan Tanah Mulai 1 Hektar Untuk Program PLTS 100 GWp, Maret Samuel Sueken Dorong Pencegahan Mafia Tanah
Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta
Bareskrim Polri Bongkar Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1,19 Ton Kemasan Senilai Rp155 Juta
Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi dan Penataan Kawasan Rawan Narkoba
Wakapolri Pimpin Upacara Purna Tugas FPU 7 Minusca, 140 Personel Terima Penghargaan
Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Divhumas Polri Salurkan Bansos untuk Lansia dan Anak Yatim
Kapolri Silaturahmi ke Panglima TNI, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Patroli Malam Cegah Tawuran, 16 Orang Diamankan di Jaktim dan Jakpus

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Terobosan PLN! Rakyat Bisa Daftarkan Tanah Mulai 1 Hektar Untuk Program PLTS 100 GWp, Maret Samuel Sueken Dorong Pencegahan Mafia Tanah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1,19 Ton Kemasan Senilai Rp155 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi dan Penataan Kawasan Rawan Narkoba

Berita Terbaru