Global Expose TV Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara – Seorang warga Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Evi Susilawati br Hasibuan, mengaku kecewa atas lambannya penanganan laporan dugaan pencurian yang ia sampaikan ke Polres Labuhanbatu. Ia menduga, laporan yang dilayangkannya pada akhir tahun lalu tersebut dipeti-eskan oleh oknum kepolisian.
Dalam wawancara via telepon bersama Global Expose TV pada Sabtu, 5 Juli 2025 pukul 09.00 WIB, Evi menuturkan bahwa dirinya telah melaporkan kasus pembobolan rumah yang dialaminya kepada pihak berwajib sejak 1 Desember 2024. Laporan itu teregister dengan Nomor: STTLP/B/1582/XII/2024/SPKT/POLRES LABUHANBATU/POLDA SUMATERA UTARA dan ditandatangani oleh KA SPKT Kanit II, Hengki Sagala, S.H., M.H.
Namun hingga lebih dari tujuh bulan berlalu, Evi menyebut belum ada tindak lanjut berarti dari pihak kepolisian. Bahkan saksi yang diajukan dalam laporannya pun belum pernah dipanggil untuk dimintai keterangan.
“Sampai sekarang belum ada kabar. Saksi saya juga belum pernah dipanggil. Saya khawatir laporan saya sengaja dipeti-eskan,” ujar Evi dengan nada kecewa.
Tim Global Expose TV kemudian menyambangi kediaman Evi di Gang Pusri, Kelurahan Bakaran Batu, pada Sabtu sore, 5 Juli 2025, sekitar pukul 15.00 WIB. Di rumahnya, Evi menceritakan kronologi kejadian yang terjadi pada Minggu, 1 Desember 2024, sekitar pukul 11.00 WIB. Ia mengaku terkejut mendapati rumahnya dalam kondisi rusak akibat dibobol maling.
Sejumlah barang berharga miliknya raib, di antaranya satu unit pompa air (Dap), satu buah tabung gas 3 kg, dua unit amplifier, dua speaker, serta dua daun pintu yang rusak akibat dicongkel. Total kerugian ditaksir mencapai Rp10.200.000.
“Rumah saya dibobol maling, barang-barang hilang, dan pintu dirusak. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan dari kepolisian. Saya merasa seperti tidak mendapatkan keadilan,” keluh Evi.
Kasus ini menambah daftar panjang keluhan masyarakat terhadap kinerja aparat penegak hukum, terutama terkait penanganan laporan yang dinilai lamban dan tidak transparan. Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Labuhanbatu belum memberikan klarifikasi resmi atas dugaan pempeti-esan laporan tersebut.
Penulis : Daud Rinaldy Rangkuty
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Laporan Dugaan Pencurian Mandek, Warga Pusri Pertanyakan Kinerja Polres Labuhanbatu












