Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten – Keprihatinan terhadap kondisi atap sekolah yang bocor dan nyaris ambruk memicu semangat gotong royong di kalangan wali murid dan dewan guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Pasirloa, Kecamatan Sindangresmi Kabupaten Pandeglang, Banten. Mereka bersatu dan secara swadaya memperbaiki atap sekolah demi keselamatan dan kenyamanan para siswa.
Atap sekolah yang sudah lama mengalami kerusakan itu kerap bocor saat musim hujan, mengganggu proses belajar mengajar. Tak hanya itu, kondisi struktur yang sudah lapuk menimbulkan kekhawatiran akan potensi ambruknya bangunan sewaktu-waktu.
Ketua Komite Sekolah, Kholid, menuturkan bahwa upaya perbaikan ini sepenuhnya merupakan hasil swadaya masyarakat, khususnya para wali murid.
“Sudah lama atap sekolah ini bocor dan kondisinya makin mengkhawatirkan. Kami tidak bisa terus menunggu bantuan dari pihak luar. Akhirnya kami berinisiatif memperbaikinya secara mandiri,” ujarnya.
Modal untuk perbaikan dikumpulkan dari sumbangan para wali murid dan masyarakat sekitar. Selain menyumbang dana, mereka juga turut menyumbangkan tenaga dan waktu dalam proses perbaikan.
Sukanta, salah satu guru di MI Muhammadiyah Pasirloa, mengapresiasi tingginya kepedulian dari para orang tua dan masyarakat.
“Kami sangat bersyukur atas kekompakan ini. Semoga pemerintah daerah bisa melihat dan turut membantu sekolah-sekolah swasta yang kondisinya memprihatinkan seperti ini,” ujarnya.
Irpan, perwakilan wali murid, menyampaikan bahwa gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di Pasirloa.
“Karena ini sekolah swasta, maka tentu saja perlu uluran tangan masyarakat. Semoga semangat ini tetap terjaga dan pelaksanaan gotong royong berjalan lancar,” katanya.
Perbaikan atap ini bukan hanya soal memperbaiki bangunan fisik, namun juga memperkuat semangat kebersamaan antar warga dan pendidik.
“Kami ingin anak-anak belajar dengan nyaman, tanpa takut kehujanan atau tertimpa reruntuhan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar salah seorang guru.
Aksi gotong royong ini menjadi potret nyata bahwa perhatian terhadap dunia pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat. Diharapkan ke depan, sekolah-sekolah swasta yang mengalami kondisi serupa bisa mendapatkan perhatian dan dukungan yang lebih baik dari pihak berwenang.
Penulis : Iwan Kejes
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Wali Murid dan Guru MI Muhammadiyah Pasirloa Gotong Royong Perbaiki Atap Sekolah yang Bocor dan Terancam Ambruk












