Warga Ultimatum Bupati Bogor: Copot Kades Firman atau Kami Demo Lebih Besar Lagi!

Senin, 22 September 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose Kabupaten Bogor, Jawa Barat – Ketegangan memuncak di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Ribuan warga turun ke jalan dalam aksi demonstrasi besar-besaran pada Senin (15/9), menuntut satu hal: Kepala Desa Firman Riansyah harus dicopot dari jabatannya.

Aksi ini menjadi puncak dari akumulasi kekecewaan warga atas kepemimpinan Kades yang dinilai tidak transparan, tidak akuntabel, dan telah kehilangan legitimasi publik. Tekanan massa yang begitu kuat akhirnya mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bojong Kulur mengeluarkan rekomendasi resmi untuk menonaktifkan Firman Riansyah dari jabatannya sebagai Kepala Desa.

Namun, seminggu pasca-aksi, keputusan final dari Bupati Bogor Rudi Susmanto belum juga diumumkan. Hal ini memicu reaksi keras dari warga yang telah menyiapkan aksi lanjutan jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi.

“Kami sudah siapkan aksi lanjutan dengan massa 1.000 orang. Jika Bupati tidak memecat Kades, kami akan demo kantor desa hingga kantor Bupati lebih besar lagi,” tegas Ajhari seorang warga yang turut dalam aksi. Senin (22/9/2025)

Ajhari juga menyatakan bahwa kepercayaan terhadap Kades telah hilang sepenuhnya, dan mempertahankan Firman Riansyah di posisinya hanya akan memperkeruh suasana dan menimbulkan konflik warga berkepanjangan.

“Kades itu dipilih rakyat. Kalau rakyat sudah tidak percaya, Bupati tidak bisa menahan-nahan keinginan rakyat. Kedaulatan ada di tangan rakyat,” lanjutnya.

Kondisi ini mencerminkan adanya krisis kepercayaan dan kepemimpinan di tingkat desa. Warga berharap Bupati Bogor segera mengambil keputusan tegas demi menjaga stabilitas sosial dan politik di Bojong Kulur.

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Warga Ultimatum Bupati Bogor: Copot Kades Firman atau Kami Demo Lebih Besar Lagi!

Berita Terkait

Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 
AWDI DKI Jakarta Bersiap Dilantik, DPP Tegaskan: Independensi dan Netralitas Harga Mati!”
Polwan Polda Metro Jaya Ziarah dan Tabur Bunga di TPBU Giri Tama Bogor
Pelayanan Samsat Depok Dinilai Cepat, Tepat dan Memudahkan Warga Dalam Mengurus Surat Surat Kendaraaan
Dugaan Praktik Prostitusi di Penginapan Cikuda Jadi Sorotan Warga Saat Ramadhan
Pekerja Meninggal, RS Mary Cileungsi Hijau dan Pihak Alih Daya RITS Diduga Mengabaikan Hak-Hak Pekerja
Siapa yang Berkuasa? Rumah Masih Dihuni, Tapi Diduga Sudah ‘Dikuasai’ Orang Lain
Dugaan Intimidasi dalam Sengketa Properti, Proses Hukum Didorong Transparan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:02 WIB

AWDI DKI Jakarta Bersiap Dilantik, DPP Tegaskan: Independensi dan Netralitas Harga Mati!”

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polwan Polda Metro Jaya Ziarah dan Tabur Bunga di TPBU Giri Tama Bogor

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:35 WIB

Pelayanan Samsat Depok Dinilai Cepat, Tepat dan Memudahkan Warga Dalam Mengurus Surat Surat Kendaraaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:41 WIB

Dugaan Praktik Prostitusi di Penginapan Cikuda Jadi Sorotan Warga Saat Ramadhan

Berita Terbaru