Gedung PT Cosmax Diduga Ilegal, Satpol PP Bogor Bungkam dan Gagal Bertindak

Minggu, 19 Oktober 2025 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kzbupaten Bogor – Polemik pembangunan gedung milik PT Cosmax Indonesia di Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, terus menuai sorotan tajam dari publik. Bangunan megah yang diklaim telah mencapai 90 persen progres tersebut diduga belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF)—dua dokumen krusial dalam proses legalitas sebuah pembangunan.

Meski Komisi I DPRD Kabupaten Bogor telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak perusahaan, namun penegakan aturan terkesan mandek. Rekomendasi dari DPRD tidak ditindaklanjuti secara tegas oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor.

Pada Senin, 6 Oktober 2025, Satpol PP sempat mendatangi lokasi pembangunan, namun tidak ada tindakan hukum maupun penyegelan terhadap gedung yang diduga ilegal tersebut. Saat dikonfirmasi, Kasatpol PP Cecep Imam Nagarasid belum memberikan tanggapan terkait alasan tidak dilakukannya penyegelan.

Situasi ini memicu reaksi keras dari aktivis pemerhati kebijakan publik, sekaligus LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI)

“Udah jelas-jelas gak ada izin, tapi Satpol PP gak berani segel. Ada apa ini?” tegas AM Sandi Bonardo Ketua LSM KCBI dalam keterangannya pada Minggu (19/10/2025).

Sandi mendesak Bupati Bogor Rudi Susmanto untuk segera mengevaluasi kinerja Satpol PP dan menindak tegas jika ditemukan unsur pembiaran atau penyalahgunaan wewenang dalam kasus ini.

“Penegakan Perda harus adil dan tidak tebang pilih. Jangan tajam ke masyarakat kecil tapi tumpul ke pengusaha besar. Kalau melanggar, segel dan hentikan! Jangan pura-pura tidak tahu atau malah bermain mata dengan perusahaan,” tambahnya.

Lebih jauh, Sandi mempertanyakan integritas dan keberanian Satpol PP dalam menghadapi pelanggaran yang dilakukan korporasi besar.

“Kami tantang Satpol PP untuk membongkar bangunan itu. Jangan jadi ayam sayur dan pengecut saat berhadapan dengan pemodal. Bila tak sanggup menegakkan hukum, maka masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada pemerintah,” tandasnya.

Publik kini menanti langkah tegas dari Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menegakkan aturan secara adil dan transparan demi menjaga marwah hukum dan kepercayaan masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Leonardus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Gedung PT Cosmax Diduga Ilegal, Satpol PP Bogor Bungkam dan Gagal Bertindak

Berita Terkait

Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 
AWDI DKI Jakarta Bersiap Dilantik, DPP Tegaskan: Independensi dan Netralitas Harga Mati!”
Polwan Polda Metro Jaya Ziarah dan Tabur Bunga di TPBU Giri Tama Bogor
Pelayanan Samsat Depok Dinilai Cepat, Tepat dan Memudahkan Warga Dalam Mengurus Surat Surat Kendaraaan
Dugaan Praktik Prostitusi di Penginapan Cikuda Jadi Sorotan Warga Saat Ramadhan
Pekerja Meninggal, RS Mary Cileungsi Hijau dan Pihak Alih Daya RITS Diduga Mengabaikan Hak-Hak Pekerja
Siapa yang Berkuasa? Rumah Masih Dihuni, Tapi Diduga Sudah ‘Dikuasai’ Orang Lain
Dugaan Intimidasi dalam Sengketa Properti, Proses Hukum Didorong Transparan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:02 WIB

AWDI DKI Jakarta Bersiap Dilantik, DPP Tegaskan: Independensi dan Netralitas Harga Mati!”

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polwan Polda Metro Jaya Ziarah dan Tabur Bunga di TPBU Giri Tama Bogor

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:35 WIB

Pelayanan Samsat Depok Dinilai Cepat, Tepat dan Memudahkan Warga Dalam Mengurus Surat Surat Kendaraaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:41 WIB

Dugaan Praktik Prostitusi di Penginapan Cikuda Jadi Sorotan Warga Saat Ramadhan

Berita Terbaru