Aroma Mafia Perizinan Terendus, Oknum Anggota DPRD Kabupaten Bogor Disorot

Rabu, 24 Desember 2025 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Bogor –  Aroma tak sedap dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD Kabupaten Bogor sebagai mafia perizinan sekaligus perantara atau calo dalam pengurusan izin mulai terendus. Dugaan tersebut memicu keprihatinan publik dan mengindikasikan potensi penyalahgunaan wewenang serta praktik korupsi di tubuh lembaga legislatif daerah.

Masyarakat melalui lembaga antirasuah menilai indikasi tersebut perlu disikapi serius dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Situasi ini dinilai membutuhkan penyelidikan mendalam oleh aparat penegak hukum dan lembaga pengawas berwenang guna memastikan tidak terjadinya pelanggaran etika maupun tindak pidana korupsi.

Masyarakat Kabupaten Bogor diimbau untuk bersikap kritis dan berani melaporkan apabila menemukan dugaan praktik percaloan, gratifikasi, atau penyalahgunaan jabatan oleh pejabat publik. Laporan dapat disampaikan melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Bogor.

Pengawasan internal terhadap perilaku anggota DPRD secara normatif merupakan kewenangan Badan Kehormatan DPRD sebagaimana diatur dalam tata tertib dewan. Oleh karena itu, publik berharap mekanisme pengawasan internal berjalan efektif demi menjaga marwah lembaga legislatif sebagai wakil rakyat.

Selain itu, para pelaku usaha dan pengusaha diingatkan untuk memahami prosedur perizinan yang sah dan transparan. Proses perizinan resmi dapat diakses melalui situs web pemerintah daerah atau portal layanan perizinan terpadu secara daring guna menghindari praktik percaloan yang merugikan masyarakat dan dunia usaha.

Menanggapi dugaan tersebut, Ketua LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI), AM Sandi Bonardo, melalui pernyataan yang disampaikan oleh Zoel Simbolon, menilai bahwa isu mafia perizinan berpotensi memperburuk integritas DPRD Kabupaten Bogor.
“Ini tidak boleh dianggap sepele. Ketua DPRD dan Ketua Badan Kehormatan harus segera mengambil sikap untuk melakukan evaluasi internal. Jangan sampai perilaku oknum merusak kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif,” ujar Zoel Simbolon.

Ia menegaskan, apabila ditemukan unsur pidana, kasus tersebut harus diusut tuntas hingga ke ranah hukum dan tidak menutup kemungkinan melibatkan aparat kepolisian maupun KPK.
“Kalau memang ada unsur korupsinya, harus diproses secara hukum. Jangan dibiarkan. Mafia perizinan biasanya tidak bekerja sendirian, pasti ada jaringan atau oknum lain yang terlibat. Ini harus dibongkar sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.

Zoel juga mengingatkan bahwa anggota DPRD memiliki penghasilan yang bersumber dari pajak rakyat, sehingga setiap tindakannya harus berorientasi pada pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.
“Gaji yang diterima anggota DPRD berasal dari uang rakyat. Sudah seharusnya mereka melayani, bukan justru menyakiti masyarakat dengan praktik mafia perizinan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Aroma Mafia Perizinan Terendus, Oknum Anggota DPRD Kabupaten Bogor Disorot

Berita Terkait

Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 
AWDI DKI Jakarta Bersiap Dilantik, DPP Tegaskan: Independensi dan Netralitas Harga Mati!”
Polwan Polda Metro Jaya Ziarah dan Tabur Bunga di TPBU Giri Tama Bogor
Pelayanan Samsat Depok Dinilai Cepat, Tepat dan Memudahkan Warga Dalam Mengurus Surat Surat Kendaraaan
Dugaan Praktik Prostitusi di Penginapan Cikuda Jadi Sorotan Warga Saat Ramadhan
Pekerja Meninggal, RS Mary Cileungsi Hijau dan Pihak Alih Daya RITS Diduga Mengabaikan Hak-Hak Pekerja
Siapa yang Berkuasa? Rumah Masih Dihuni, Tapi Diduga Sudah ‘Dikuasai’ Orang Lain
Dugaan Intimidasi dalam Sengketa Properti, Proses Hukum Didorong Transparan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:02 WIB

AWDI DKI Jakarta Bersiap Dilantik, DPP Tegaskan: Independensi dan Netralitas Harga Mati!”

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polwan Polda Metro Jaya Ziarah dan Tabur Bunga di TPBU Giri Tama Bogor

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:35 WIB

Pelayanan Samsat Depok Dinilai Cepat, Tepat dan Memudahkan Warga Dalam Mengurus Surat Surat Kendaraaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:41 WIB

Dugaan Praktik Prostitusi di Penginapan Cikuda Jadi Sorotan Warga Saat Ramadhan

Berita Terbaru