SPBU 14.255.592 Diduga Jadi Sarang Mafia BBM Subsidi, Pertalite Rakyat Mengalir ke Jeriken

Selasa, 30 Desember 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Sumatera Barat –   Praktik penyelewengan BBM subsidi jenis Pertalite kembali mencoreng wajah distribusi energi nasional. Kali ini, dugaan kuat mengarah ke SPBU 14.255.592 yang berlokasi di Jati Mudik, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat. SPBU tersebut diduga menjadi lahan basah mafia BBM subsidi.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, terlihat sejumlah sepeda motor melakukan pengisian BBM secara berulang dengan membawa jeriken dalam jumlah besar. Pola tersebut bukan praktik konsumen normal, melainkan ciri klasik penimbunan BBM subsidi yang selama ini menjadi modus operandi jaringan mafia.

Ironisnya, aktivitas itu berlangsung secara terbuka di area SPBU, seolah tanpa rasa takut dan minim pengawasan.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius. Apakah pengelola SPBU tidak mengetahui praktik tersebut, atau justru diduga melakukan pembiaran, bahkan bekerja sama?

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) menilai praktik tersebut mustahil terjadi secara berulang tanpa adanya pembiaran yang bersifat sistematis.
Menurut KCBI, apabila operator dan pengawas SPBU menjalankan standar operasional prosedur (SOP) dengan benar, maka pengisian BBM menggunakan jeriken seharusnya langsung ditolak. “Ini bukan lagi kelalaian biasa.

Jika benar terjadi terus-menerus, maka ada indikasi kuat praktik terorganisir yang merampas hak masyarakat kecil,” tegas KCBI dalam pernyataan resminya.

Akibat praktik tersebut, masyarakat yang berhak justru kerap mengalami kelangkaan BBM subsidi. Antrean panjang tak terhindarkan, sementara harga BBM melonjak di tingkat pengecer ilegal. “Negara pun dirugikan, sementara mafia BBM meraup keuntungan di atas penderitaan rakyat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU 14.255.592 belum memberikan klarifikasi resmi, meskipun upaya konfirmasi telah dilakukan.
Sementara itu, publik menanti langkah tegas dari Pertamina Patra Niaga dan aparat penegak hukum agar tidak menutup mata terhadap dugaan kejahatan distribusi BBM subsidi tersebut.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen negara dalam melindungi hak rakyat sekaligus memberantas mafia energi. Jika dibiarkan, praktik serupa dikhawatirkan akan terus menjamur, dan BBM subsidi hanya menjadi bancakan segelintir pihak.

Facebook Comments Box

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: SPBU 14.255.592 Diduga Jadi Sarang Mafia BBM Subsidi, Pertalite Rakyat Mengalir ke Jeriken

Berita Terkait

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan
Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika
Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut
Diduga Transaksi Sabu Terang-terangan di Pardamean, Ada Apa dengan Polres Labuhanbatu?
Polsek Kampung Rakyat tidak Tanggung Tanggung Ringkus Pemuda di Perkebunan Sawit l1,95 Gram Sabu Diamankan
Satresnarkoba Polres Labusel Ringkus J di Kampung Raja, Diduga Terlibat Narkotika
Dugaan Peredaran Sabu di Negeri Lama Disorot, Nama Doni, Topik, Balga dan Inisial DL Disebut Warga
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:54 WIB

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan

Jumat, 18 September 2026 - 14:04 WIB

Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika

Sabtu, 12 September 2026 - 21:34 WIB

Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi

Kamis, 10 September 2026 - 17:54 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut

Kamis, 10 September 2026 - 08:24 WIB

Diduga Transaksi Sabu Terang-terangan di Pardamean, Ada Apa dengan Polres Labuhanbatu?

Berita Terbaru