Global Expose TV INTAN JAYA – Di tengah sunyi pegunungan Intan Jaya, kehadiran aparat justru membawa rasa aman dan harapan bagi masyarakat. Sabtu (7/2/2026), personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan patroli dialogis jalan kaki di Distrik Sugapa, sekaligus memberikan layanan kesehatan langsung kepada warga kampung.
Kegiatan dipimpin oleh Briptu KGS. Muhammad Ramadhan Doeng, selaku Komandan Regu Belukar 4.0.1 ODC 2026, bersama satu regu personel. Patroli diawali dengan apel persiapan di Pos Perpus Belukar, kemudian dilanjutkan menyusuri rute Pos Perpusa–Simpang Lima–Kampung Yokatapa–Kampung Bajemba.
Dalam patroli tersebut, personel tidak hanya memantau situasi keamanan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. Aparat menyapa warga, memeriksa kondisi kesehatan, serta membagikan obat-obatan dan vitamin bagi warga yang membutuhkan. Anak-anak, mama-mama, hingga para lansia tampak antusias menyambut kehadiran personel yang berjalan kaki menembus medan pegunungan.
Kegiatan ini menjadi respons atas keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pegunungan Papua, di mana jarak menuju fasilitas medis relatif jauh.
Melalui pendekatan humanis, Satgas Damai Cartenz berupaya menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan.
Kaops Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pendekatan kemanusiaan merupakan roh utama operasi di Papua.
“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran negara tidak hanya saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga saat mereka membutuhkan bantuan. Pelayanan kesehatan langsung ke kampung-kampung ini adalah wujud komitmen kami menjaga Papua tetap aman sekaligus peduli terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Waka Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga. Menurutnya, patroli jalan kaki membuka ruang interaksi yang lebih dekat antara aparat dan warga.
“Dengan berjalan kaki dan menyapa langsung masyarakat, kehadiran personel menjadi lebih humanis. Kami dapat mendengar keluhan warga, melihat kondisi nyata di lapangan, dan memberikan bantuan secara langsung. Inilah bentuk kehadiran Polri yang membumi,” katanya.
Dampak kegiatan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat. Warga merasa lebih aman sekaligus terbantu dari sisi kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Aktivitas masyarakat di Distrik Sugapa pun berjalan normal, sementara situasi kamtibmas terpantau aman dan kondusif.
Langkah-langkah sunyi di jalan setapak Sugapa menjadi bukti bahwa menjaga Papua tidak semata soal pengamanan, tetapi juga tentang merawat harapan dan membangun kepercayaan masyarakat, dari kampung ke kampung.
Penulis : Samsul bahri dan team
Editor : Faeyza
Sumber Berita: Langkah Sunyi Satgas Damai Cartenz Menguatkan Harapan Warga Sugapa












