Global Expose TV Kabupaten Jayapura – Aktivis kemanusiaan, Paulinus Otniel H. Ohee, menyampaikan duka cita mendalam atas rangkaian peristiwa kekerasan yang terjadi di sejumlah wilayah di Papua dan menyebabkan korban jiwa, termasuk seorang pilot.
Paulinus mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi di wilayah Boven Digoel dan Korowai, serta di Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Puncak Jaya.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban dalam peristiwa tersebut. Tindakan yang menghilangkan nyawa manusia adalah perbuatan yang tidak berperikemanusiaan,” ujar Paulinus dalam keterangannya di Jayapura.
Ia mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata yang dinilai telah menciptakan rasa takut serta mengganggu kehidupan masyarakat di Tanah Papua. Menurutnya, situasi keamanan yang tidak kondusif berdampak luas terhadap aktivitas sosial, pendidikan, hingga perekonomian warga.
Paulinus menegaskan bahwa generasi muda Papua menginginkan daerah tersebut menjadi tanah yang damai dan sejuk bagi seluruh elemen masyarakat, baik Orang Asli Papua maupun non-Papua yang tinggal dan beraktivitas di wilayah tersebut.
“Kami ingin Papua menjadi tanah yang penuh kedamaian dan sukacita bagi semua orang tanpa memandang latar belakang,” katanya.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan, khususnya Satgas Operasi Damai Cartenz dari unsur kepolisian, yang terus berupaya menjaga keamanan dan melindungi masyarakat di Papua.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif serta menolak segala bentuk kekerasan.
“Kedamaian adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga Papua agar tetap aman, sejuk, dan harmonis bagi semua umat manusia,” ujarnya.
Penulis : Samsul bahri dan team
Editor : Bahri
Sumber Berita: Aktivis Kemanusiaan Sampaikan Duka atas Insiden Kekerasan di Papua












