Global Expose TV Kota Balikpapan – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan pembangunan dan rehabilitasi sejumlah jembatan di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa sore. Peresmian tersebut menjadi bagian dari program percepatan pembangunan infrastruktur nasional guna memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung mobilitas dan aktivitas perekonomian masyarakat.
Sejumlah jembatan yang diresmikan tersebar di berbagai titik strategis di Provinsi Aceh. Di antaranya Jembatan Gantung Garuda 1 di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya;
Jembatan Gantung Garuda 2 di Desa Ara, Kecamatan Sawang, Kabupaten Pidie Jaya; serta Jembatan Gantung di Desa Lhok Kuyun, Kabupaten Aceh Utara. Selain itu, turut diresmikan Jembatan Gantung Gampong Teungoh dan Jembatan Gantung Blang Teurkan di wilayah yang sama.
Pemerintah juga meresmikan sejumlah jembatan tipe Armco, yakni Jembatan Armco Alue Gadeng Dua dan Alue Sentang di Kabupaten Aceh Tamiang;
Jembatan Armco Paya Biliesa di Kabupaten Aceh Timur;
serta Jembatan Armco Bate Raya dan Juli Tambo di Kabupaten Bireuen.
Sementara itu, beberapa Jembatan Bailey yang diresmikan meliputi Jembatan Bailey Teupin Mane, Teupin Reudeup, Cot Jeumpa, Kuta Blang, dan Wisata Laut Jangka di Kabupaten Bireuen;
Jembatan Bailey Alue Laehop dan Panton Nisam di Kabupaten Aceh Utara;
Jembatan Bailey Bener Pepanyi di Kabupaten Bener Meriah; serta Jembatan Bailey Situban Makmur di Kabupaten Aceh Singkil.
Pembangunan jembatan tersebut dilakukan untuk menggantikan akses lama yang rusak sekaligus membuka konektivitas di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Kehadiran jembatan-jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta mempercepat akses terhadap layanan publik di daerah. Dengan infrastruktur transportasi yang lebih baik, aktivitas ekonomi masyarakat juga diharapkan dapat tumbuh lebih cepat dan merata.
Jembatan Bailey sendiri merupakan konstruksi jembatan rangka baja yang bersifat modular sehingga dapat dibangun dalam waktu relatif cepat. Teknologi ini kerap digunakan untuk kebutuhan darurat maupun percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah dengan tantangan geografis.
Melalui pembangunan infrastruktur tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemerataan pembangunan di berbagai daerah guna memperkuat konektivitas nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Pangdam menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan langkah strategis dalam membuka akses wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan adanya jembatan-jembatan ini, mobilitas masyarakat akan semakin lancar, distribusi logistik menjadi lebih mudah, dan aktivitas ekonomi di daerah dapat berkembang dengan lebih baik. Kami juga berharap infrastruktur ini dapat dimanfaatkan serta dijaga bersama oleh masyarakat,” ujarnya.
Penulis : Samsul bahri
Editor : Bahri
Sumber Berita: Presiden Prabowo Subianto Resmikan Jembatan Bailey, Perkuat Konektivitas dan Mobilitas Masyarakat












