Global Expose TV Kota Samarinda — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalimantan Timur, Rustam Afandi YHS, S.Kom, turun langsung memantau jalannya aksi unjuk rasa 214 yang digelar di depan Kantor Gubernur dan Kantor DPRD Kalimantan Timur, Selasa (21/4/2026).
Kehadiran pimpinan organisasi wartawan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan aksi berjalan kondusif, sekaligus menjamin kebebasan pers dalam meliput penyampaian aspirasi masyarakat.
Dalam pemantauannya, Rustam menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat di ruang publik dan perlindungan terhadap kerja jurnalistik di lapangan. Ia menyebut, jurnalis memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada publik.
“Aksi unjuk rasa merupakan bagian dari demokrasi. Namun dalam pelaksanaannya, semua pihak harus tetap menghormati hukum serta menjamin keselamatan, termasuk bagi rekan-rekan jurnalis yang melakukan peliputan,” tegasnya.
Aksi yang diikuti mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan. Massa menyuarakan berbagai tuntutan terkait kebijakan pemerintah daerah yang dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat.
Secara umum, situasi terpantau aman dan tertib sepanjang berlangsungnya aksi. Namun, menjelang sore hari sekitar pukul 18.30 WITA, sempat terjadi ketegangan ketika sebagian massa melempari area Kantor Gubernur dengan botol air mineral dan potongan kayu.
Aparat keamanan dengan sigap melakukan pengendalian situasi sehingga kondisi kembali kondusif dan aksi dapat dilanjutkan tanpa eskalasi lebih lanjut.
Pemantauan yang dilakukan Ketua DPW IWO Kaltim ini juga menjadi wujud nyata komitmen organisasi dalam memperkuat solidaritas antarjurnalis serta memastikan kebebasan pers tetap terjaga di tengah dinamika sosial dan politik di Kalimantan Timur.
Penulis : Samsul bahri
Editor : Korwil PROV Kaltim
Sumber Berita: Ketua DPW IWO Kaltim Pantau Langsung Aksi 214 di Kantor Gubernur, Tegaskan Perlindungan Jurnalis












