Global Expose TV Kota Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolda Kaltim, Senin (1/6/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., dan diikuti Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., para Pejabat Utama, personel Polri, serta PNS Polda Kaltim.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus meneguhkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pedoman menghadapi berbagai tantangan di era modern.
Dalam amanatnya, Kapolda Kaltim menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen refleksi untuk memperkokoh ideologi bangsa di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Menurutnya, kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), blockchain, dan media sosial membawa banyak manfaat, namun juga menghadirkan tantangan yang berpotensi mengikis jati diri bangsa apabila tidak diimbangi dengan penguatan karakter serta wawasan kebangsaan.
“Pancasila harus tetap menjadi kompas moral dan pedoman utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai kebangsaan agar bangsa Indonesia tetap kokoh dan berkarakter,” tegas Kapolda.
Kapolda juga mengajak seluruh personel Polda Kaltim untuk menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila sebagai penguat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila, khususnya dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya yang ada di Kalimantan Timur, setiap anggota Polri dituntut untuk selalu mengedepankan pendekatan yang humanis, profesional, adil, dan transparan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap anggota Polri harus mampu memastikan seluruh lapisan masyarakat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk diskriminasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa pengamalan Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya sebatas slogan atau hafalan. Personel Polri diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjaga integritas, menjunjung tinggi etika profesi, serta menghindari segala bentuk pelanggaran dan penyimpangan.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil PROV Kaltim
Sumber Berita: Polda Kaltim Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolda Tegaskan Pentingnya Penguatan Ideologi di Era Digital












