Global Expose TV Kabupaten Penajam Paser Utara — Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya dirayakan dengan semangat kebersamaan dan hiburan rakyat, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata menjaga alam. Polres Penajam Paser Utara (PPU) menggelar kegiatan penanaman mangrove di kawasan pesisir Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kamis (11/6/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan wilayah pesisir.
Kegiatan yang melibatkan jajaran Polres PPU, Polsek Babulu, pemerintah desa, serta masyarakat setempat ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Penanaman mangrove dilakukan untuk memperkuat perlindungan kawasan pantai dari ancaman abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.
Usai memeriahkan Balapan Perahu Hari Bhayangkara ke-80 di perairan Babulu Laut, para Pejabat Utama Polres PPU bersama Kapolsek Babulu dan personel langsung turun ke pesisir untuk menanam bibit mangrove. Aksi tersebut menjadi simbol bahwa pengabdian Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam upaya merawat lingkungan.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Melalui kegiatan penanaman mangrove ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan. Mangrove memiliki manfaat yang sangat besar bagi keberlangsungan ekosistem pesisir. Oleh karena itu, menjaga dan melestarikannya merupakan tanggung jawab kita bersama demi masa depan yang lebih baik,” ujar Kapolres.
Ia menjelaskan, hutan mangrove memiliki peran strategis dalam melindungi garis pantai dari abrasi, meredam gelombang laut, serta menjadi habitat berbagai biota yang mendukung kehidupan masyarakat pesisir. Karena itu, keberadaan mangrove perlu terus dijaga dan ditingkatkan melalui kolaborasi semua pihak.
Semangat gotong royong tampak begitu kuat selama kegiatan berlangsung. Personel Polri dan warga bahu-membahu menanam bibit mangrove di sepanjang kawasan pesisir yang telah ditentukan. Kebersamaan tersebut mencerminkan sinergi positif antara Polri dan masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat dan pemerintah desa setempat. Selain memberikan manfaat ekologis jangka panjang, aksi penghijauan tersebut dinilai mampu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kawasan pesisir yang menjadi penopang ekonomi dan sumber mata pencaharian masyarakat.
Melalui penanaman mangrove ini, Polres PPU berharap tumbuh kesadaran kolektif untuk terus menjaga kelestarian alam serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya perlindungan lingkungan.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Deretan bibit mangrove yang ditanam di pesisir Babulu Laut menjadi simbol pengabdian Polri yang tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga meninggalkan warisan hijau bagi generasi mendatang. Di momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres PPU kembali membuktikan bahwa pengabdian terbaik adalah yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil PROV Kaltim
Sumber Berita: Mangrove Tumbuh, Harapan Pesisir Menguat: Polres PPU Tanam Jejak Hijau di Hari Bhayangkara ke-80












