Global Expose TV Jakarta – Ketua Umum Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), Maret Samuel Sueken, menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) harus mengedepankan aspek keselamatan, keandalan, dan keberlanjutan infrastruktur, selain mewujudkan konsep kota hijau (green city) dan kota cerdas (smart city).
Penegasan tersebut disampaikan menyusul hasil peninjauan lapangan yang dilakukan Maret pada 13 Juni 2026 di sejumlah infrastruktur kelistrikan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Menurutnya, masih terdapat sejumlah aspek teknis yang perlu menjadi perhatian sebagai bagian dari proses penyempurnaan pembangunan sebelum kawasan beroperasi secara penuh.
“IKN merupakan Proyek Strategis Nasional yang akan menjadi wajah Indonesia di masa depan. Karena itu, pembangunan tidak hanya harus menghasilkan infrastruktur yang modern dan estetis, tetapi juga sistem yang aman, andal, mudah dioperasikan, mudah dipelihara, serta mampu memberikan pelayanan secara berkelanjutan,” ujar Maret dalam keterangan tertulisnya.
Salah satu temuan yang menjadi perhatian JPKP adalah kondisi pada beberapa segmen Multi Utility Tunnel (MUT) yang ditemukan mengalami genangan air dan endapan lumpur. Koridor utilitas bawah tanah tersebut merupakan jalur bersama yang menampung jaringan distribusi listrik tegangan menengah 20 kV, telekomunikasi, air bersih, air limbah, dan utilitas strategis lainnya.
Menurut Maret, kondisi tersebut perlu segera dievaluasi karena MUT bukan sekadar terowongan utilitas, melainkan infrastruktur vital yang digunakan secara bersama oleh berbagai operator.
“Keberadaan berbagai utilitas dalam satu koridor memerlukan sistem pengelolaan keselamatan yang terintegrasi. Tujuannya bukan hanya menjaga keandalan sistem, tetapi juga memastikan keselamatan seluruh personel yang bekerja di dalamnya,” katanya.
Untuk itu, JPKP mendorong penerapan Integrated Utility Safety Management System, yang mencakup mekanisme izin masuk (permit to enter), koordinasi lintas operator utilitas, pemantauan kondisi utilitas secara real-time, serta prosedur tanggap darurat yang terpadu.
Selain aspek keselamatan, JPKP juga menyoroti pentingnya akses operasional menuju Gardu Induk (GI) dan Gardu Hubung (GH). Berdasarkan hasil peninjauan, masih terdapat akses menuju infrastruktur kelistrikan strategis yang dinilai perlu disempurnakan agar mendukung kegiatan inspeksi, pemeliharaan, penggantian peralatan, maupun penanganan gangguan.
Maret menjelaskan bahwa dalam perencanaan infrastruktur modern terdapat empat prinsip mendasar yang harus menjadi perhatian, yaitu accessibility, constructibility, maintainability, dan operability. Keempat prinsip tersebut menjadi fondasi dalam menjamin keberlangsungan operasional infrastruktur sepanjang siklus layanannya.
“Keandalan sebuah sistem tidak hanya ditentukan oleh kualitas konstruksi, tetapi juga oleh kemudahan akses, operasi, pemeliharaan, serta kemampuan melakukan pemulihan secara cepat ketika terjadi gangguan,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberhasilan pembangunan IKN, JPKP merekomendasikan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase dan kondisi operasional MUT, penguatan sistem keselamatan lintas utilitas, penyediaan akses permanen menuju seluruh Gardu Induk dan Gardu Hubung, evaluasi terhadap aspek operasional dan pemeliharaan infrastruktur, serta peningkatan koordinasi antarinstansi dalam pengelolaan utilitas bawah tanah.
Maret menegaskan, berbagai masukan tersebut merupakan bagian dari komitmen JPKP untuk mendukung terwujudnya IKN sebagai kota pemerintahan modern yang memenuhi standar internasional.
“IKN adalah investasi jangka panjang bangsa. Oleh karena itu, setiap potensi risiko harus diidentifikasi dan diselesaikan sejak tahap pembangunan. Keberhasilan IKN tidak hanya diukur dari kemegahan fisiknya, tetapi juga dari kemampuannya menghadirkan infrastruktur yang aman, andal, dan mampu melayani penyelenggaraan pemerintahan serta masyarakat secara berkelanjutan selama puluhan tahun ke depan,” tutup Maret.
Penulis : S Bahri dan team
Editor : Korwil
Sumber Berita: JPKP Dorong Penguatan Aspek Keselamatan dan Keandalan Infrastruktur IKN












