IWO Tanam 1.400 Mangrove di Tanjung Pasir, Wujud Nyata Kepedulian Wartawan Menjaga Masa Depan Pesisir Indonesia

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Tangerang – Di tengah ancaman abrasi, banjir rob, dan perubahan iklim yang terus menggerus kawasan pesisir Indonesia, Ikatan Wartawan Online (IWO) memilih tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 yang jatuh pada 8 Agustus 2026, Pengurus Pusat IWO menggelar aksi penanaman 1.400 pohon mangrove di kawasan Hutan Mangrove Tanjung Pasir, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (31/7/2026).

Mengusung tema “Wartawan Peduli Lingkungan: Menanam Mangrove untuk Pesisir yang Tangguh”, kegiatan ini menjadi simbol komitmen insan pers dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mengajak seluruh elemen bangsa mengambil peran nyata menghadapi krisis ekologi.

Ratusan bibit mangrove ditanam secara gotong royong oleh wartawan, komunitas peduli lingkungan, masyarakat, pemerintah, dan mitra korporasi sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor untuk memulihkan ekosistem pesisir yang kian terancam.

Ketua Umum IWO, Dwi Christianto, menegaskan bahwa profesi wartawan tidak berhenti pada tugas menyampaikan fakta kepada publik. Lebih dari itu, media memiliki tanggung jawab moral membangun kesadaran kolektif sekaligus menggerakkan perubahan melalui aksi nyata.

“Kerusakan pesisir bukan lagi ancaman masa depan, melainkan persoalan yang sedang kita hadapi hari ini. Abrasi, intrusi air laut, hingga hilangnya hutan mangrove menjadi alarm bagi kita semua. Karena itu, wartawan harus hadir bukan hanya dengan pena, tetapi juga dengan tindakan nyata,” tegas Dwi.

Ia menjelaskan, mangrove memiliki peran vital sebagai benteng alami yang mampu menahan abrasi, meredam gelombang pasang, menyerap karbon, menjaga habitat berbagai biota laut, sekaligus menopang kehidupan ekonomi masyarakat pesisir. Namun, keberadaannya terus menyusut akibat alih fungsi lahan, pencemaran, dan pembangunan yang tidak ramah lingkungan.

Menurut Dwi, gerakan penanaman mangrove yang diinisiasi IWO merupakan pesan kuat bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

“Hari ini kita tidak sekadar menanam pohon. Kita sedang menanam harapan, memperkuat benteng pesisir Indonesia, sekaligus mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Selain aksi penanaman, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai teknik penanaman mangrove dan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan melahirkan kesadaran baru bahwa upaya konservasi hanya dapat berhasil melalui kolaborasi semua pihak.

Kegiatan tersebut turut melibatkan Pengurus Daerah IWO Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kabupaten Ciamis.

Apresiasi datang dari masyarakat setempat. Ketua RW 05 Kelurahan Tanjung Pasir, Supriyanto, mengaku bangga karena baru kali ini organisasi wartawan berskala nasional menginisiasi aksi penghijauan mangrove di kawasan tersebut.

“Ini membuktikan bahwa wartawan bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.

Aksi penanaman mangrove ini merupakan salah satu rangkaian HUT ke-14 IWO. Puncak perayaan akan digelar di Kota Bengkulu pada 8 Agustus 2026 dan akan dihadiri jajaran pengurus IWO dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota.

Keberhasilan kegiatan ini juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Pengurus Pusat IWO menyampaikan apresiasi kepada PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Pelni (Persero), PT Garudafood Tbk., dan PT Pantai Indah Kapuk Tbk. yang telah berkontribusi dalam menyukseskan gerakan pelestarian lingkungan tersebut.

Bagi IWO, kolaborasi antara insan pers, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.

Melalui aksi ini, IWO ingin menegaskan bahwa wartawan bukan sekadar saksi perjalanan bangsa, tetapi juga bagian dari solusi. Sebab berita dapat menggugah kesadaran, namun aksi nyata mampu menghadirkan perubahan.

Facebook Comments Box

Penulis : S Bahri

Editor : S Bahri dan team

Sumber Berita: IWO Tanam 1.400 Mangrove di Tanjung Pasir, Wujud Nyata Kepedulian Wartawan Menjaga Masa Depan Pesisir Indonesia

Berita Terkait

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Sidokkes Polresta Bandara Soetta Turun Beri Layanan Kesehatan dan Masker
Sebuah Kios Warung Abal-Abal Menjual Bebas Obat Keras Daftar G, Respons APH Dinilai Sangat Lamban
Setelah Informasi Disampaikan ke Aparat, Toko Terduga Penjual Tramadol di Serpong Langsung Tutup
Samsat Cikokol Beri Kemudahan pengurusan surat Kendaraan Mendapat Apresiasi Pembayar Pajak
Halal Bihalal dengan Buruh, Kapolri Komitmen Perkuat Soliditas dengan Buruh, Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
Tim SAR Brimob Metro Jaya Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Tangerang
Warga Apresiasi Pelayanan Samsat Kelapa Dua, Tanda Jelas Bikin Proses Cepat dan Mudah
Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, Kapolres Metro Tangerang Kota Kunjungi Sejumlah Posko Pengungsian
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:46 WIB

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Sidokkes Polresta Bandara Soetta Turun Beri Layanan Kesehatan dan Masker

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:25 WIB

IWO Tanam 1.400 Mangrove di Tanjung Pasir, Wujud Nyata Kepedulian Wartawan Menjaga Masa Depan Pesisir Indonesia

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:55 WIB

Sebuah Kios Warung Abal-Abal Menjual Bebas Obat Keras Daftar G, Respons APH Dinilai Sangat Lamban

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:18 WIB

Setelah Informasi Disampaikan ke Aparat, Toko Terduga Penjual Tramadol di Serpong Langsung Tutup

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:33 WIB

Samsat Cikokol Beri Kemudahan pengurusan surat Kendaraan Mendapat Apresiasi Pembayar Pajak

Berita Terbaru