Global Expose TV TANGERANG — Di tengah gangguan operasional penerbangan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Polresta Bandara Soekarno-Hatta bergerak cepat memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
Melalui Sidokkes Polresta Bandara Soekarno-Hatta, jajaran kepolisian memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan, membagikan masker, serta menyalurkan vitamin dan obat-obatan kepada penumpang dan pengguna jasa bandara yang terdampak penundaan penerbangan.
Pelayanan tersebut digelar pada Minggu (6/9/2026) mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, dengan menyasar Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
Langkah ini menjadi bagian dari kesiapsiagaan Polresta Bandara Soekarno-Hatta dalam menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, khususnya terhadap masyarakat yang harus menunggu akibat terganggunya jadwal penerbangan.
Petugas Sidokkes melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap penumpang dan pengguna jasa, termasuk pengecekan tekanan darah. Bagi masyarakat yang membutuhkan, petugas juga memberikan vitamin dan obat-obatan sesuai kondisi serta kebutuhan kesehatan.
Tak hanya itu, masker dibagikan secara langsung kepada masyarakat disertai imbauan agar tetap menggunakannya sebagai langkah perlindungan terhadap potensi paparan abu vulkanik.
Pelayanan tersebut dipimpin Kasidokkes Polresta Bandara Soetta Penata Tk. I Dedy Kurniawan, S.Kep., bersama personel Sidokkes, dengan dukungan anggota Satlantas Polresta Bandara Soetta dan personel Pospol Bandara Soetta.
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama di tengah situasi gangguan penerbangan akibat faktor alam.
“Polresta Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan kepada masyarakat. Dalam kondisi seperti ini, kami mengimbau seluruh penumpang untuk tetap tenang, menjaga kesehatan, menggunakan masker, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang maupun pengelola bandara.”
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama di tengah situasi darurat yang rawan memunculkan informasi keliru.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Utamakan keselamatan, ikuti petunjuk petugas di lapangan, dan manfaatkan pelayanan kesehatan yang disediakan apabila membutuhkan bantuan,” tambahnya.
Sementara itu, pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik terus dilakukan oleh BMKG. Kondisi atmosfer dan keselamatan penerbangan menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.
Kondisi penerbangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik serta hasil pemantauan dan pertimbangan keselamatan penerbangan.
Kehadiran personel Polresta Bandara Soekarno-Hatta dalam situasi tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya berorientasi pada keamanan dan kelancaran aktivitas bandara.
Di tengah kondisi darurat, kepolisian juga hadir memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan kesehatan, akses bantuan, serta rasa aman selama menunggu kepastian perjalanan mereka.
Dengan langkah cepat tersebut, Polresta Bandara Soekarno-Hatta menegaskan komitmennya untuk tetap berada di tengah masyarakat, terutama ketika terjadi situasi yang berdampak langsung terhadap keselamatan, kesehatan, dan mobilitas masyarakat.
Penulis : S Bahri dan team
Editor : Korwil
Sumber Berita: Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Sidokkes Polresta Bandara Soetta Turun Beri Layanan Kesehatan dan Masker












