35.936 Peserta Ramaikan E-Sports Kapolri Cup 2026, Wakapolri Dorong Lahirnya Talenta Digital Berdaya Saing Global

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV JAKARTA – Sebanyak 35.936 peserta dari 34 Polda dan 403 Polres ambil bagian dalam E-Sports Kapolri Cup 2026. Kompetisi yang mengusung tagline “Dream to Become” tersebut resmi dibuka di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Partisipasi puluhan ribu peserta dari berbagai daerah menjadi gambaran besarnya minat generasi muda terhadap industri e-sports sekaligus menunjukkan potensi talenta digital yang dimiliki Indonesia.

Berbeda dengan sejumlah kompetisi internal institusi, peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 merupakan masyarakat umum. Mereka mengikuti proses pendaftaran melalui jajaran Polda dan Polres di wilayah masing-masing, kemudian berkompetisi secara berjenjang hingga mencapai tingkat nasional.

Melalui penyelenggaraan tersebut, Polri menempatkan diri bukan sebagai peserta pertandingan, melainkan sebagai fasilitator yang menyediakan ruang kompetisi bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, menunjukkan prestasi dan membangun jejaring positif.

Membangun Ekosistem E-Sports yang Positif

Pengembangan e-sports sebagai bagian dari ekosistem olahraga dan talenta digital membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Polri karena itu menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Indonesia Esports Association (IESPA), serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

Opening E-Sports Kapolri Cup 2026 turut dihadiri perwakilan Kemenko PMK, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Pemuda dan Olahraga, TNI, Kejaksaan Agung dan BSSN. Sementara jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia mengikuti kegiatan secara daring.

Kolaborasi tersebut menegaskan bahwa e-sports telah berkembang melampaui aktivitas hiburan. Ekosistem ini berkaitan dengan pengembangan talenta digital, olahraga prestasi, industri kreatif, ekonomi digital serta pembangunan ruang interaksi yang produktif bagi generasi muda.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., mengatakan Polri berupaya hadir di tengah perkembangan ruang digital yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda.

“Aktivitas yang dahulu lebih banyak dipandang sebagai hobi kini telah tumbuh menjadi ruang ekspresi, kompetisi dan prestasi yang diakui secara luas,” ujar Komjen Dedi.

Menurutnya, keterlibatan Polri dalam ekosistem digital tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga membangun komunikasi serta menciptakan ruang yang memungkinkan generasi muda berkembang secara positif.

“Di sinilah Polri hadir bersama generasi muda, memberikan ruang untuk tumbuh, berkarya, berprestasi, sekaligus membangun hubungan yang semakin dekat dan saling percaya,” katanya.

“Dream to Become”, Mengubah Potensi Menjadi Prestasi

Tagline “Dream to Become” menjadi pesan utama Kapolri Cup 2026 bahwa setiap generasi muda memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi dan mengubah minat menjadi kemampuan yang bernilai.

Wakapolri berharap kompetisi tersebut dapat menjadi salah satu wadah lahirnya talenta digital Indonesia yang kreatif, berintegritas dan mampu berkompetisi di tingkat global.

“Saya berharap kompetisi E-Sports Kapolri Cup 2026 dengan tagline ‘Dream to Become’ akan melahirkan banyak talenta digital Indonesia yang kreatif, berintegritas dan berdaya saing global,” ujar Komjen Dedi.

Ia menekankan bahwa prestasi dalam e-sports tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. Karakter, kedisiplinan dan kemampuan bekerja sama menjadi bagian penting dalam membangun seorang atlet e-sports yang profesional.

Nilai sportivitas, disiplin, kerja sama tim, kreativitas dan kepemimpinan diharapkan dapat tumbuh melalui kompetisi tersebut.

“Semangat inilah yang ingin kita bangun, yaitu mengubah mimpi menjadi kemampuan, kemampuan menjadi prestasi, dan prestasi menjadi masa depan,” tutur Wakapolri.

Komjen Dedi juga mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.

“Jadikan ajang ini sebagai ruang untuk menumbuhkan sportivitas, disiplin, kerja sama tim dan jiwa kepemimpinan. Selain kemenangan yang tentunya patut dibanggakan, semangat fair play adalah kehormatan yang juga harus dirawat dalam diri,” pesannya.

Generasi Muda Harus Cakap dan Bertanggung Jawab di Ruang Digital

Seiring dengan semakin luasnya aktivitas masyarakat di ruang digital, kemampuan menggunakan teknologi harus berjalan beriringan dengan kesadaran terhadap keamanan dan etika digital.

Polri mendorong penguatan digital citizenship agar generasi muda tidak hanya memiliki kecakapan teknologi, tetapi juga memahami hak, kewajiban dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat digital.

Berbagai ancaman seperti judi online, penipuan digital, penyebaran berita bohong dan kejahatan siber lainnya perlu diantisipasi melalui kombinasi antara penegakan hukum, edukasi dan peningkatan literasi digital masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Wakapolri mengajak peserta Kapolri Cup 2026 untuk turut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang aman, sehat dan produktif.

“Jadikan diri kalian duta Kamtibmas siber dengan memanfaatkan ruang digital secara cerdas, aman dan bertanggung jawab,” ujar Komjen Dedi.

Ia menegaskan bahwa menciptakan ruang digital yang aman bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.

“Ruang digital yang sehat, aman dan produktif hanya dapat terwujud melalui kepedulian dan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

E-Sports Kapolri Cup 2026 pada akhirnya bukan sekadar kompetisi untuk menentukan siapa yang terbaik dalam permainan. Lebih dari itu, ajang ini menjadi ruang untuk mempertemukan minat, kemampuan, karakter dan kesempatan.

Dari sebuah hobi, lahir keterampilan. Dari keterampilan, tumbuh prestasi. Dan dari prestasi, terbuka peluang untuk membangun masa depan.

Melalui “Dream to Become”, Polri mendorong generasi muda untuk tidak berhenti sebagai penonton perkembangan industri digital, tetapi mengambil peran sebagai pelaku, kreator dan talenta yang mampu membawa nama Indonesia ke tingkat global.

Dari mimpi menjadi kemampuan.

Dari kemampuan menjadi prestasi.

Dari prestasi menuju masa depan.

Facebook Comments Box

Penulis : S bahri dan team

Editor : Korwil

Sumber Berita: 35.936 Peserta Ramaikan E-Sports Kapolri Cup 2026, Wakapolri Dorong Lahirnya Talenta Digital Berdaya Saing Global

Berita Terkait

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda
Polda Metro Jaya Jaga Ruang Aspirasi, Aktivitas Masyarakat Tetap Berjalan
Dirgayuza: SMA KTB Buka Penjaringan Talenta Terbaik dari Seluruh Indonesia
SPMB Angkatan Ketiga SMA KTB Dibuka, 180 Siswa Dapat Beasiswa Penuh Selama Tiga Tahun
Penanganan KM Virgo Transport 8 Dilimpahkan ke Mabes Polri, SAR Gabungan Masih Cari 69 Korban
LSM KCBI Kembali Raih Juara 1 Nasional, Ketum Joel B. Simbolon: Ini Kemenangan Seluruh Kader
Kapolri Luncurkan STNK Digital dan Pembayaran Tilang Terintegrasi, Layanan Lalu Lintas Makin Praktis
Polda Metro Jaya Bagikan Air Minum dan Makanan Ringan kepada Peserta Penyampaian Aspirasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda

Selasa, 29 September 2026 - 10:43 WIB

Polda Metro Jaya Jaga Ruang Aspirasi, Aktivitas Masyarakat Tetap Berjalan

Senin, 28 September 2026 - 19:44 WIB

Dirgayuza: SMA KTB Buka Penjaringan Talenta Terbaik dari Seluruh Indonesia

Senin, 28 September 2026 - 19:40 WIB

SPMB Angkatan Ketiga SMA KTB Dibuka, 180 Siswa Dapat Beasiswa Penuh Selama Tiga Tahun

Senin, 28 September 2026 - 19:32 WIB

Penanganan KM Virgo Transport 8 Dilimpahkan ke Mabes Polri, SAR Gabungan Masih Cari 69 Korban

Berita Terbaru