Global Expose TV Kabupaten KUTAI TIMUR – Program ketahanan pangan melalui kemitraan antara kepolisian dan perusahaan kembali menunjukkan hasil nyata. Sebanyak 8,2 ton jagung pipil hasil panen dari lahan PT DSN Group di wilayah Kecamatan Muara Wahau dan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur, dikirim ke Gudang Perum Bulog Samarinda, Senin (10/8/2026).
Hasil panen tersebut berasal dari lahan produktif seluas 3,5 hektare yang dikelola lima perusahaan dalam jaringan PT DSN Group. Empat perusahaan bermitra dengan Polsek Muara Wahau, sementara satu perusahaan bermitra dengan Polsek Kongbeng.
Lima perusahaan tersebut yakni PT Swakarsa Sinar Sentosa, PT Dharma Agrotama Nusantara, PT Dharma Intisawit Nugraha, PT Dewata Sawit Nusantara, dan PT Karya Prima Agro Sejahtera.
Dari total 8.200 kilogram jagung pipil yang dikirim, masing-masing hasil produksi meliputi 1.750 kilogram dari PT Swakarsa Sinar Sentosa, 1.750 kilogram dari PT Dharma Agrotama Nusantara, 1.750 kilogram dari PT Dharma Intisawit Nugraha, 1.750 kilogram dari PT Dewata Sawit Nusantara, serta 1.200 kilogram dari PT Karya Prima Agro Sejahtera.
Produktivitas tersebut berasal dari lahan dengan luasan berbeda. PT Swakarsa Sinar Sentosa, PT Dharma Agrotama Nusantara, dan PT Karya Prima Agro Sejahtera masing-masing mengelola lahan seluas 0,5 hektare. Sementara PT Dharma Intisawit Nugraha dan PT Dewata Sawit Nusantara masing-masing mengelola lahan seluas 1 hektare.
Sesampainya di Gudang Bulog Samarinda, pihak manajemen PT DSN Group menyerahkan dokumen kelengkapan administrasi beserta Surat Keterangan Penanaman Jagung. Selanjutnya, jagung diturunkan dari kendaraan, ditimbang, kemudian dikemas kembali menggunakan karung baru.
Tahapan tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara jual beli jagung pipil antara pihak PT DSN Group dan manajemen Gudang Bulog.
Dalam proses pengiriman, PT DSN Group diwakili Yusron dari bidang CSR. Sementara Polsek Muara Wahau diwakili BRIPKA Eko Hidayat, selaku PS Kanit Binmas.
Proses penerimaan di Gudang Bulog turut melibatkan Basriadi selaku sopir truk, Alumul Wahib selaku Kepala Gudang Bulog bidang jagung pipil, serta Dede sebagai staf gudang.
Kapolsek Muara Wahau AKP Sumartono mengatakan, penyaluran hasil panen tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus memastikan hasil produksi petani dan mitra dapat terserap melalui jalur distribusi yang sesuai.
“Kami terus mendukung kegiatan pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Muara Wahau. Pengiriman hasil panen ke Bulog menjadi bagian penting agar hasil produksi dapat terserap dan memberikan manfaat bagi para pihak yang terlibat,” ujar AKP Sumartono.
Ia menegaskan, keberlanjutan program ketahanan pangan membutuhkan sinergi antara kepolisian, perusahaan, masyarakat, serta seluruh pihak terkait.
“Kami akan terus mendorong dan mengawal kegiatan yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Harapannya, produksi jagung dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan standar pembelian Bulog, jagung pipil dengan kadar air 11 hingga 13 persen dibeli dengan harga Rp6.400 per kilogram, sesuai ketentuan dan standar yang berlaku.
Dengan hasil panen mencapai 8,2 ton dalam satu kali pengiriman, kemitraan tersebut menjadi salah satu bentuk konkret dukungan terhadap penguatan produksi pangan sekaligus membuka jalur penyerapan hasil pertanian melalui Bulog.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: PANEN JAGUNG MITRA POLSEK MUARA WAHAU TEMBUS 8,2 TON, DIKIRIM KE GUDANG BULOG SAMARINDA












