Global Expose TV Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur – Pada Selasa 18/08/2026. Warga Masyarakat Keluhkan Lalu lalang dump truck tronton di kelas jalan lll kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Ruas Jalan Maron condong bermuatan Lapis pondasi agregat kelas A (LPA) untuk perbaikan ruas jalan Condong -Segaran. Setelah membongkar muatan LPA dump truck tronton kosong keluar melalui ruas jalan Tiris -Klenang kidul. Walaupun dengan alasan perbaikan jalan, tentu tidak dapat di benarkan dikarenakan daya dukung fisik jalan kelas III akan langsung hancur. 10/08/2026.
Dampak dari lalu lalang dump truck tronton di kelas jalan lll dengan bermuatan LPA, berdampak pada kerusakan jalan di antaranya ruas jalan yang telah rusak berlokasi di dusun racek tengah. Sementara dump truck tronton kosong yang melintas di ruas jalan Tiris -Klenang kidul. Berpotensi menjadi awal kerusakan infrastruktur struktur jalan akibat bobot kendaraan yang melampaui batas kemampuan sumbu. Selain itu, berdampak pada gangguan nyata terhadap kenyamanan dan keselamatan aktivitas warga sekitar.
Lalu lalang dump truck tronton di kelas jalan lll, terindikasi melanggar Pasal 19 dan Pasal 20 tentang kelas dan fungsi jalan, serta Pasal 287 ayat (1) jo Pasal 106 ayat (4) tentang pelanggaran rambu larangan muatan/kelas jalan pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). Sementara alasan perbaikan jalan tidak membenarkan pelanggaran tersebut, karena daya dukung fisik jalan kelas III akan langsung hancur.
Warga Masyarakat Wilayah kecamatan Tiris “MH” kepada media menyampaikan keluhan dampak dari aktivitas dump truck tronton untuk memperbaiki ruas jalan Condong -Segaran. Ia mempertanyakan izin serta tanggung jawab atas kerusakan di ruas jalan yang tidak masuk dalam anggaran perbaikan jalan.
“Ini sudah hampir 2 Minggu banyak dump truck tronton lewat kelas jalan lll. Walaupun tujuan nya memperbaiki jalan, tapi bagaimana dengan kerusakan jalan yang tidak masuk atau tidak ada anggaran nya. Kerusakan seperti di racek tengah dan yang lain, siapa yang bertanggung jawab. Jangan bilang ini karena proyek Pemda, Proyek pemerintah itu menggunakan uang rakyat. “Tegas nya.
Ia mempertanyakan siapa yang memberikan izin atas lalu lalang dump truck tronton di ruas jalan kelas lll. sehingga aturan dan undang-undang di kesampingkan. Menurutnya, alasan apapun se urgent apapun tetap lebih tinggi aturan dan undang-undang.
“Kami warga masyarakat kabupaten Probolinggo mempertanyakan siapa yang memberikan izin terhadap lalu lalang dump truck tronton di ruas jalan lll untuk perbaikan ruas jalan Condong -Segaran. Apakah sudah ada diskriminasi dari Bupati Probolinggo sehingga aturan dan undang-undang di kesampingkan. “Jelas nya.
Senada di sampaikan oleh salah satu pengendara mobil “AD” mengaku beberapa kali berpapasan dengan dump truck tronton tersebut. Ia terpaksa mengalah untuk minggir dikarenakan jalan kelas Ill tidak muat. Ia merasa terganggu dengan aktivitas dump truck tronton pengangkut material LPA perbaikan ruas jalan Condong -Segaran.
“Dump truck tronton walaupun lewat nya tidak setiap saat, setiap jam tentu menganggu kepada para pengendara lain. Saat kami mengendarai mobil dan berpapasan terpaksa kami minggir. Seolah olah jalan itu milik dump truck tronton. Selain itu, Seandainya ada kejadian yang tidak pernah kami duga, siapa yang akan bertanggung jawab. “Pungkas nya. Penulis :
Penulis : Abdul Hadi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Warga Risih dan Pengendara Terganggu, Dump Truck Tronton Lalu Lalang di Jalan Kelas lll Berdampak Pada Kerusakan Jalan












