Global Expose TV Kabupaten KUTAI BARAT – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda wilayah Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat. Kebakaran terjadi di dua titik, yakni KM 23 dan KM 36 Jalan Hauling PT. CAM, yang berada di wilayah Kampung Jengan Danum dan Kampung Muara Nyahing, Sabtu (22/8/2026).
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 14.00 WITA. Mengetahui adanya titik api, Kapolsek Damai IPDA Gery Purnomo, S.H. bersama personel Polsek Damai langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Damai, BPBD Kecamatan Damai, BPBD Kabupaten Kutai Barat, Trantibum, serta Koptu Aan dari Koramil Damai kemudian melakukan upaya pemadaman di sekitar KM 36, Kampung Muara Nyahing.
Sekitar pukul 15.30 WITA, tim bergerak menuju KM 23, Kampung Jengan Danum, setelah api diketahui bergerak ke arah permukiman warga. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman harus dilakukan secara cepat dan intensif guna mencegah api meluas serta mengancam keselamatan masyarakat.
Dalam operasi pemadaman, tim gabungan didukung tujuh unit kendaraan R4 BPBD, satu unit R6 BPBD, satu unit Hilux milik PT. CAM, serta tiga unit water tank R6 milik PT. CAM.
Medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Area terbakar didominasi tanah gambut, akses menuju lokasi terbatas, sementara kondisi angin cukup kencang sehingga api dengan cepat merambat ke area lainnya.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±100 hektare. Petugas juga masih mewaspadai keberadaan akar gambut dan pepohonan kering yang berpotensi menjadi sumber bara dan memicu munculnya kembali titik api.
Setelah berjibaku selama berjam-jam, tim gabungan akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 22.06 WITA.
Meski api telah padam, personel Polsek Damai tidak langsung meninggalkan lokasi. Pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru maupun bara yang kembali menyala di dalam lapisan gambut.
Kapolsek Damai juga memastikan koordinasi lintas sektor terus diperkuat bersama BPBD, pemerintah kecamatan, Koramil, KPHP Damai, dan pihak PT. CAM. Strategi pemadaman serta kesiapan dukungan suplai air dan water tank terus disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila api kembali muncul.
Selain itu, masyarakat kampung sekitar lokasi kebakaran turut diminta berperan aktif melakukan pemantauan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api sekecil apa pun.
Polsek Damai mengimbau masyarakat maupun pihak perusahaan agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Pencegahan menjadi langkah utama mengingat kondisi lahan gambut sangat mudah terbakar dan api dapat menyebar dengan cepat ketika cuaca panas serta angin kencang.
Masyarakat yang menemukan kebakaran atau titik api diminta segera melapor kepada Polsek Damai atau melalui Call Center 110 agar dapat ditindaklanjuti secepat mungkin.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Karhutla di Jalan Hauling PT. CAM Hanguskan ±100 Hektare, Tim Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Api












