Global Expose TV Kabupaten KUTAI BARAT – Polres Kutai Barat bersama tim gabungan bergerak cepat menangani dua kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Selasa (25/8/2026).
Penanganan melibatkan personel Polres Kutai Barat, Polsek Barong Tongkok, BPBD Kutai Barat, TNI, Brimob, serta masyarakat. Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk mencegah api meluas sekaligus memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali.
Kebakaran pertama dilaporkan sekitar pukul 18.05 Wita di Kampung Sumber Sari RT 09. Mendapat laporan tersebut, personel kepolisian bersama BPBD langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman dengan dukungan lima unit kendaraan khusus BPBD.
Upaya pemadaman diperkuat satu unit kendaraan R4 Sat Samapta Polres Kutai Barat yang membawa tandon air berkapasitas 1.000 liter. Kendaraan tersebut tiba di lokasi sekitar pukul 18.50 Wita untuk mempercepat proses pemadaman.
Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K., didampingi Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari, S.Sos., M.H., serta sejumlah pejabat utama Polres Kutai Barat turut memantau langsung penanganan di lapangan.
Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh unsur, api di lokasi pertama berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 19.55 Wita. Petugas kemudian melakukan pendinginan dan penyisiran guna memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Namun, sekitar pukul 20.30 Wita, laporan Karhutla kembali diterima dari Kampung Mencimai, Kecamatan Barong Tongkok. Kebakaran diperkirakan melanda lahan seluas kurang lebih dua hektare.
Tim gabungan kembali dikerahkan. Dalam penanganan tersebut, BPBD Kutai Barat mengerahkan delapan unit kendaraan khusus, didukung satu unit Rantis Damkar Kodim 0912/Kbr serta dua unit kendaraan R4 milik Polres Kutai Barat.
Kapolres Kutai Barat bersama jajaran PJU kembali turun langsung memonitor proses pemadaman. Petugas melakukan penyekatan dan pengendalian api secara intensif hingga kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 Wita.
Setelah api berhasil dikendalikan, tim gabungan melanjutkan proses pendinginan dan pemantauan di sekitar lokasi. Koordinasi juga dilakukan bersama perangkat Kampung Mencimai dan masyarakat guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Selain penanganan di lapangan, Polres Kutai Barat turut melakukan pengumpulan bahan keterangan untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan menyeluruh sekaligus memastikan situasi pascakebakaran tetap aman.
Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan sinergi dan kecepatan seluruh unsur.
“Penanganan Karhutla membutuhkan sinergi semua pihak, baik TNI, Polri, pemerintah daerah maupun masyarakat. Kecepatan dalam merespons setiap laporan sangat penting agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” tegasnya.
Dengan respons cepat dan kolaborasi lintas instansi, dua lokasi Karhutla di Kecamatan Barong Tongkok berhasil dipadamkan. Polres Kutai Barat memastikan situasi di wilayah hukum Polres Kutai Barat tetap aman dan kondusif.
Polres Kutai Barat juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api.
Langkah cepat dan sinergis ini menjadi bagian dari komitmen Polres Kutai Barat bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah Karhutla meluas dan menjaga keamanan lingkungan masyarakat.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Respon Cepat, Polres Kubar Bersama Tim Gabungan Padamkan Dua Karhutla di Barong Tongkok












