Polri Perkuat Layanan Polisi 110, Target Respons 10 Detik dan Hadir 10 Menit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV JAKARTA – Polri terus memperkuat Layanan Polisi 110 sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik yang cepat, responsif, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Penguatan tersebut menjadi fokus dalam Forum Tematik Bakohumas Polri Tahun Anggaran 2026 bertema “Optimalisasi Layanan Polisi 110 dalam Mendukung Pelayanan Publik Presisi” yang digelar di Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2026).

Forum diikuti perwakilan Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) kementerian dan lembaga serta menghadirkan narasumber dari unsur Polri, pemerintah, dan pakar kebijakan publik. Pembahasan mencakup transformasi digital, penguatan operasional, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga manajemen risiko komunikasi dan reputasi.

Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Digital, Dra. Molly Prabawati, M.AP., menyampaikan bahwa ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan pemerintah semakin tinggi, terutama terkait kecepatan respons, kepastian penanganan, dan kemudahan akses.

Menurutnya, Layanan Polisi 110 bukan sekadar saluran pengaduan, tetapi merupakan salah satu bentuk kehadiran negara yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam. Karena itu, efektivitas layanan membutuhkan pemahaman publik yang luas sekaligus kolaborasi lintas lembaga.

Penata Kehumasan Polri Utama Tk II Divhumas Polri Brigjen Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa ukuran keberhasilan Layanan Polisi 110 bukan semata pada kecanggihan teknologi, melainkan pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

“Layanan Polisi 110 bukan sekadar nomor telepon, aplikasi, jaringan, atau teknologi. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Ketika masyarakat menghubungi 110, mereka harus yakin bahwa Polri mendengar, Polri merespons, dan Polri hadir.”

Optimalisasi Layanan Polisi 110, lanjutnya, setidaknya mencakup empat aspek utama, yakni penguatan infrastruktur dan integrasi sistem, penguatan skema operasional serta standar respons, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan komunikasi publik.

Dalam pengembangannya, Polri menargetkan respons awal operator terhadap panggilan masyarakat dalam waktu 10 detik dan kehadiran petugas di lokasi kejadian dalam waktu 10 menit. Target tersebut membutuhkan dukungan sistem yang terintegrasi, kesiapan operator, mekanisme penerusan laporan secara cepat, serta koordinasi yang solid dengan personel di lapangan.

Kepala Biro Teknologi Komunikasi Div TIK Polri Brigjen Pol. Dr. Indarto, S.H., S.Sos., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa Layanan Polisi 110 tidak berhenti pada penerimaan panggilan. Setiap laporan dicatat dalam sistem dan diteruskan kepada unit atau personel terdekat yang sesuai dengan kebutuhan penanganan.

Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kecelakaan lalu lintas, tindak kejahatan, kondisi darurat, kebakaran, gangguan lalu lintas, maupun memperoleh informasi terkait layanan kepolisian.

“Dalam situasi darurat, masyarakat tidak memiliki waktu untuk mencari berbagai nomor kepolisian. Mereka membutuhkan satu pintu layanan yang sederhana, mudah diingat, dan dapat diandalkan.”

Brigjen Pol. Indarto menambahkan, tantangan utama bukan hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai nomor 110, tetapi memastikan setiap laporan yang masuk mendapatkan respons secara cepat, tepat, dan terukur.

Sementara itu, Karo Jianstra Stamaops Polri Brigjen Pol. Marsudianto, S.I.K., M.Si., memaparkan pengembangan Layanan Polisi 110 melalui integrasi sistem dan penguatan Command Center. Pengembangan diarahkan pada konektivitas dengan berbagai sistem kepolisian, pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan, peningkatan profesionalisme operator, serta penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Pakar kebijakan publik dan hubungan pemerintah Dr. Hardy R. Hermawan, S.Sos., M.Si., GRCE., menekankan pentingnya pengelolaan risiko komunikasi dan reputasi dalam penyelenggaraan pelayanan 110. Menurutnya, kecepatan pelayanan harus berjalan beriringan dengan komunikasi yang transparan, empatik, dan konsisten.

“Keberhasilan Layanan Polisi 110 tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi. Kecepatan respons, kualitas sumber daya manusia, transparansi, komunikasi yang empatik, serta konsistensi pelayanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam membangun dan menjaga kepercayaan publik.”

Forum juga membahas pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendukung pelayanan tanpa menghilangkan peran manusia. Teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk membantu proses transkripsi, pelacakan lokasi, hingga klasifikasi data. Namun, operator tetap menjadi garda utama dalam berkomunikasi dan memberikan respons kepada masyarakat.

Di sisi lain, penguatan layanan juga membutuhkan edukasi publik. Masyarakat perlu memahami fungsi Layanan Polisi 110 serta tata cara menyampaikan laporan secara tepat. Sosialisasi tersebut sekaligus menjadi langkah preventif untuk mencegah penyalahgunaan layanan, seperti prank call, laporan palsu, maupun penyampaian informasi yang tidak benar.

Melalui Forum Tematik Bakohumas tersebut, Polri mendorong penguatan kolaborasi komunikasi antarkementerian dan lembaga untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai Layanan Polisi 110. Langkah tersebut diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kesiapan sistem, sarana, dan personel.

Dengan demikian, setiap laporan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, profesional, dan humanis.

Penguatan Layanan Polisi 110 menjadi bagian dari komitmen Polri menghadirkan pelayanan publik Presisi yang tidak berhenti pada sistem dan teknologi, tetapi benar-benar menghadirkan pengalaman pelayanan yang nyata bagi masyarakat.

Teknologi mendukung manusia, manusia menghadirkan pelayanan. 110 diharapkan menjadi pintu pertama yang mudah diakses, cepat merespons, dan mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri.

Facebook Comments Box

Penulis : S Bahri dan team

Editor : Korwil

Sumber Berita: Polri Perkuat Layanan Polisi 110, Target Respons 10 Detik dan Hadir 10 Menit

Berita Terkait

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda
Polda Metro Jaya Jaga Ruang Aspirasi, Aktivitas Masyarakat Tetap Berjalan
Dirgayuza: SMA KTB Buka Penjaringan Talenta Terbaik dari Seluruh Indonesia
SPMB Angkatan Ketiga SMA KTB Dibuka, 180 Siswa Dapat Beasiswa Penuh Selama Tiga Tahun
Penanganan KM Virgo Transport 8 Dilimpahkan ke Mabes Polri, SAR Gabungan Masih Cari 69 Korban
LSM KCBI Kembali Raih Juara 1 Nasional, Ketum Joel B. Simbolon: Ini Kemenangan Seluruh Kader
Kapolri Luncurkan STNK Digital dan Pembayaran Tilang Terintegrasi, Layanan Lalu Lintas Makin Praktis
Polda Metro Jaya Bagikan Air Minum dan Makanan Ringan kepada Peserta Penyampaian Aspirasi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda

Selasa, 29 September 2026 - 10:43 WIB

Polda Metro Jaya Jaga Ruang Aspirasi, Aktivitas Masyarakat Tetap Berjalan

Senin, 28 September 2026 - 19:44 WIB

Dirgayuza: SMA KTB Buka Penjaringan Talenta Terbaik dari Seluruh Indonesia

Senin, 28 September 2026 - 19:40 WIB

SPMB Angkatan Ketiga SMA KTB Dibuka, 180 Siswa Dapat Beasiswa Penuh Selama Tiga Tahun

Senin, 28 September 2026 - 19:32 WIB

Penanganan KM Virgo Transport 8 Dilimpahkan ke Mabes Polri, SAR Gabungan Masih Cari 69 Korban

Berita Terbaru