Global Expose TV Kota Samarinda – Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya dilakukan melalui penanganan saat api muncul, tetapi diperkuat sejak dari tingkat lingkungan. Polsek Samarinda Ulu menggerakkan peran masyarakat dengan memberikan edukasi dan membangun kesiapsiagaan bersama para Ketua RT.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Jawa, Aipda Henry Agus P., bersama unsur Kecamatan, Kelurahan, Babinsa, relawan, serta 40 Ketua RT menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kantor Lurah Jawa, Jalan Merbabu RT 06, Kamis malam (3/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk menyatukan pemahaman sekaligus memperkuat kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko terjadinya Karhutla.
Dalam sosialisasi, Bhabinkamtibmas mengajak para Ketua RT dan relawan menjadi penggerak kewaspadaan di wilayah masing-masing. Mereka diminta aktif mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Kapolsek Samarinda Ulu AKP Asriadi, S.H., M.H. menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan Karhutla sangat bergantung pada kepedulian dan kecepatan masyarakat dalam merespons potensi bahaya.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian bersama. Para Ketua RT dan relawan merupakan mitra penting karena berada dekat dengan masyarakat, sehingga informasi dan penanganan awal dapat dilakukan lebih cepat,” ujar AKP Asriadi.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah tingkat kecamatan dan kelurahan, TNI, relawan, serta masyarakat menjadi kekuatan penting untuk mencegah api berkembang dan meluas.
Sosialisasi yang diikuti 40 Ketua RT tersebut juga melibatkan relawan dari KPJ, BDN, Pasundan 45, dan Repas. Kegiatan berlangsung interaktif dengan membahas langkah-langkah pencegahan serta pentingnya pelaporan cepat apabila ditemukan indikasi kebakaran.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Samarinda Ulu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pendekatan preventif dan membangun kesadaran masyarakat dari tingkat paling bawah.
Dengan kewaspadaan yang dibangun bersama, potensi Karhutla diharapkan dapat dideteksi lebih dini, ditangani lebih cepat, dan dicegah agar tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
Cegah sebelum terbakar, laporkan sebelum meluas. Kewaspadaan masyarakat menjadi kunci menjaga Samarinda tetap aman dari ancaman Karhutla.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Bangun Kewaspadaan Bersama, Bhabinkamtibmas Samarinda Ulu Edukasi 40 Ketua RT Cegah Karhutla












