Global Expose TV Kabupaten PENAJAM PASER UTARA – Api yang membakar kawasan semak belukar di Kampung Dayak Nusantara, Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), memicu respons serius TNI. Berada di wilayah delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), kebakaran yang diperkirakan berdampak hingga ±300 hektare itu ditangani melalui operasi darat dan udara, Sabtu (5/9/2026).
Tak hanya mengerahkan pasukan di darat, TNI menurunkan helikopter Caracal TNI AU untuk melakukan water bombing terhadap titik-titik api yang sulit dijangkau dari darat.
Sejak pagi, personel Kodim 0913/PPU bersama Yonif TP 826/BTB bergerak melakukan pemadaman, penyekatan, dan pendinginan. Operasi dipimpin Kasdim 0913/PPU dengan dukungan Lanud Dhomber Balikpapan serta bersinergi dengan Polresta IKN, Polsek Loa Janan dan Otorita IKN.
Kondisi medan menjadi tantangan. Api membakar kawasan semak belukar yang memiliki lapisan gambut tipis. Tiupan angin juga membuat bara di sejumlah titik kembali menyala meski sebelumnya telah berhasil dipadamkan.
Personel pun tidak hanya memadamkan api, tetapi memperkuat penyekatan untuk memutus jalur rambatan kebakaran.
Caracal Turun, Api Diserang dari Udara
Untuk menekan titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat, helikopter Caracal TNI AU dikerahkan melakukan pemantauan udara sekaligus water bombing.
Air diambil dari embung bekas tambang yang berada di sekitar lokasi. Dari udara, helikopter menjatuhkan air ke sejumlah titik yang masih terpantau terbakar.
Operasi udara tersebut menjadi penguat strategi pemadaman di darat. Saat helikopter bekerja dari udara, personel Yonif TP 826/BTB tetap bergerak di medan kebakaran untuk melakukan pemadaman manual, penyekatan, dan pendinginan.
“Kami tidak ingin memberikan ruang bagi api untuk kembali meluas. Personel TNI terus berada di lapangan untuk melakukan pemadaman, penyekatan, dan pendinginan, termasuk memperkuat penanganan melalui operasi water bombing. Kondisi di lapangan masih dinamis, sehingga pemantauan dan penanganan akan terus dilakukan sampai titik-titik api benar-benar terkendali,” tegas Kasdim 0913/PPU.
Api Kembali Muncul, Pasukan Kembali Bergerak
Perjuangan belum berhenti hingga sore. Sejumlah titik api kembali terpantau di sekitar kawasan yang sebelumnya ditangani.
Salah satu titik berada di belakang Gereja Oikumene Bukit Likon, sementara titik lainnya ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi kebakaran sebelumnya.
Personel TNI bersama unsur terkait langsung bergerak melakukan pemadaman dan pendinginan. Setiap titik yang ditemukan segera ditangani untuk mencegah api kembali membesar.
Hingga 16.57 WITA, operasi masih berlangsung. Personel Yonif TP 826/BTB bersama Otorita IKN dan Polresta IKN terus menyisir kawasan terdampak untuk memastikan tidak ada bara yang tertinggal.
Dekat Kawasan Strategis IKN
Karhutla ini menjadi perhatian serius karena lokasinya berada di wilayah yang bersinggungan dengan kawasan strategis IKN dan wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai ±300 hektare. Kampung Dayak Nusantara sendiri dihuni sekitar 50 kepala keluarga, yang sebagian besar berasal dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.
Lokasi kebakaran berada sekitar 30 kilometer dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN dan sekitar 67 kilometer dari Bandara Nusantara.
Di sekitar kawasan tersebut juga terdapat fasilitas publik dan rumah ibadah, termasuk masjid serta Gereja Oikumene, yang menjadi bagian dari pertimbangan dalam upaya pengendalian kebakaran.
TNI memastikan penanganan tidak berhenti pada pemadaman api. Penyisiran, penyekatan, pendinginan, dan pemantauan terus dilakukan secara berlapis.
Kombinasi kekuatan pasukan darat dan dukungan udara melalui water bombing menjadi strategi untuk memutus pergerakan api sekaligus mencegah karhutla meluas ke kawasan strategis di sekitar delineasi IKN.
Bagi TNI, api harus dikendalikan sebelum menjadi ancaman yang lebih besar. Operasi darat dan udara pun terus digelar sampai titik-titik api benar-benar padam dan kawasan dinyatakan aman.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Caracal TNI AU Bombardir Karhutla Dekat IKN, TNI Perkuat Pertahanan Api di Lahan 300 Hektare












