Buggy Hibah PTPN IV ke Pemkab Labusel Raib, Keberadaannya Kini Dipertanyakan

Senin, 28 September 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara –  Keberadaan satu unit kendaraan Buggy Car yang disebut merupakan hibah program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PTPN IV Regional II kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, kini menjadi pertanyaan.

Pasalnya, kendaraan yang sebelumnya disebut digunakan untuk membantu pelayanan masyarakat di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Labusel itu kini tidak lagi terlihat di area pelayanan, termasuk di lingkungan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Labusel.

Pertanyaan publik pun mengemuka: ke mana kendaraan tersebut dibawa dan bagaimana status serta keberadaan aset hibah itu saat ini?

Berdasarkan informasi yang diperoleh Global Expose TV dari salah seorang sumber, penyerahan kendaraan Buggy Car tersebut berlangsung pada 2024. Kendaraan disebut diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Labusel saat itu, Heri Wahyudi, dalam sebuah kegiatan yang turut disaksikan Kapolres Labusel saat itu, AKBP Maringan Simanjuntak, serta perwakilan Kodim 0209/Labuhanbatu, Mayor Inf. Hendra Gunawan, dan sejumlah pejabat/asisten Pemerintah Kabupaten Labusel.

Kendaraan tersebut disebut berasal dari program CSR PTPN IV Regional II dan diperuntukkan membantu masyarakat yang tidak memiliki kendaraan, khususnya untuk mobilitas dari pintu gerbang menuju kantor pelayanan, termasuk Kantor Dukcapil.

Namun, memasuki sekitar awal 2025, kendaraan Buggy Car tersebut disebut sudah tidak lagi terlihat di lokasi pelayanan.

Informasi dari pihak Dukcapil yang diterima redaksi menyebutkan, kendaraan itu terakhir kali terlihat ketika dinaikkan ke atas truk pengangkut alat berat. Truk tersebut kemudian meninggalkan kawasan perkantoran. Namun, pihak yang memberikan informasi tersebut mengaku tidak mengetahui secara pasti kendaraan itu dibawa ke mana dan untuk kepentingan apa.

Kondisi tersebut kemudian menimbulkan tanda tanya karena hingga kini kendaraan tersebut disebut belum kembali terlihat di lingkungan Kantor Dukcapil.

“Saya juga heran. Sekitar hampir dua tahun lalu, saya melihat mobil Buggy itu dinaikkan ke truk pengangkut alat berat dari kantor Capil. Kemudian truk berangkat keluar dari kawasan kantor bupati. Saya tidak tahu dibawa ke mana. Tetapi sampai sekarang kendaraan itu tidak terlihat lagi di kantor Capil,” ujar Usman, seorang warga, saat menyampaikan keterangannya.

Menurut Usman, keberadaan kendaraan tersebut penting untuk diketahui karena sejak awal kendaraan itu disebut diperuntukkan bagi kepentingan pelayanan masyarakat.

“Kalau memang kendaraan itu hibah untuk pelayanan masyarakat, tentunya masyarakat juga berhak mengetahui bagaimana status dan keberadaannya sekarang,” katanya.

Pemkab Labusel Belum Memberikan Penjelasan

Untuk memperoleh informasi yang berimbang, redaksi Global Expose TV menghubungi Kabag Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Ewin, pada Senin (28/9/2026), guna meminta penjelasan mengenai status, keberadaan, serta penggunaan kendaraan Buggy Car tersebut.

Konfirmasi disampaikan melalui WhatsApp, termasuk pertanyaan mengenai apakah kendaraan tersebut masih tercatat sebagai aset Pemerintah Kabupaten Labusel dan di mana keberadaannya saat ini.

Namun, hingga berita ini dikirim ke meja redaksi, belum ada jawaban atau tanggapan dari Ewin.

Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, PTPN IV Regional II, maupun pihak-pihak lain yang mengetahui secara langsung mengenai penyerahan, pencatatan aset, pemanfaatan, dan keberadaan kendaraan tersebut.

Bukan Soal Mobil Semata, tetapi Transparansi Aset

Persoalan ini pada dasarnya bukan semata-mata mengenai keberadaan satu unit kendaraan. Jika kendaraan tersebut benar merupakan hibah CSR kepada Pemkab Labusel, maka publik tentu berkepentingan mengetahui bagaimana proses pencatatan, penggunaan, pemeliharaan, serta status aset tersebut setelah diserahkan kepada pemerintah daerah.

Apakah kendaraan masih berada di lingkungan Pemkab Labusel, dipindahkan ke instansi lain, diperbaiki, disimpan di tempat tertentu, atau memiliki kondisi lain, merupakan hal yang semestinya dapat dijelaskan secara terbuka oleh pihak yang berwenang.

Dengan demikian, pertanyaan mengenai keberadaan kendaraan Buggy Car tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai isu di tengah masyarakat.

Publik menunggu penjelasan resmi: kendaraan hibah itu sebenarnya berada di mana dan bagaimana status asetnya saat ini?

Facebook Comments Box

Penulis : Mirwan Hasibuan

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Buggy Hibah PTPN IV ke Pemkab Labusel Raib, Keberadaannya Kini Dipertanyakan

Berita Terkait

Mampukah Kapoldasu Basmi Peredaran Narkotika dan Dugaan Mafia CPO di Sumut?
PCNU Labusel Gelar Konsolidasi di Barus, Ziarah ke Makam Syekh Mahmud dan Perkuat Arah Organisasi Lima Tahun ke Depan
Dugaan Aktivitas CPO Ilegal di Pinang Awan Disorot, Warga Desak Kapoldasu Turun Tangan
Polsek Kampung Rakyat Amankan Pria di Perkebunan Sawit, Tiga Paket Sabu 1,46 Gram Turut Disita
Warga Resah, Dugaan Peredaran Sabu di Teluk Binje dan Sonomartani Diminta Segera Diselidiki
Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Marbau, Seorang Pria Diamankan
Gerak Cepat Polsek Torgamba Tindak Lanjuti Dumas Presisi, ZAS Diamankan Bersama 1,7 Gram 
Hak Jawab Kuasa Hukum Sari Siregar: Rp20 Juta Disebut Tak Bisa Berdiri Sendiri, Minta Pemberitaan Berimbang 
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Mampukah Kapoldasu Basmi Peredaran Narkotika dan Dugaan Mafia CPO di Sumut?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:46 WIB

PCNU Labusel Gelar Konsolidasi di Barus, Ziarah ke Makam Syekh Mahmud dan Perkuat Arah Organisasi Lima Tahun ke Depan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Dugaan Aktivitas CPO Ilegal di Pinang Awan Disorot, Warga Desak Kapoldasu Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Polsek Kampung Rakyat Amankan Pria di Perkebunan Sawit, Tiga Paket Sabu 1,46 Gram Turut Disita

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Warga Resah, Dugaan Peredaran Sabu di Teluk Binje dan Sonomartani Diminta Segera Diselidiki

Berita Terbaru