PC NU Global Expose TV Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) menggelar konsolidasi organisasi yang dirangkai dengan ziarah ke makam Syekh Mahmud di kawasan Papan Tinggi, Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, pada 3–4 Oktober 2026.
Kegiatan yang dipimpin Ketua PCNU Labusel, H. Ewin Hutagalung, tersebut bukan sekadar perjalanan religi. Konsolidasi ini juga menjadi momentum memperkuat soliditas kepengurusan, menyatukan visi dan misi, serta merumuskan arah program kerja organisasi untuk lima tahun mendatang.
Rombongan yang terdiri atas sekitar 80 peserta, termasuk jajaran pengurus PCNU dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) dari sejumlah kecamatan, bertolak dari Kotapinang pada Sabtu (3/10/2026), sekitar pukul 20.30 WIB, selepas salat Isya.
Perjalanan menuju Barus ditempuh menggunakan satu unit bus dan tiga mobil pribadi.
Rombongan tiba di kawasan makam Syekh Mahmud Papan Tinggi pada Minggu (4/10/2026), sekitar pukul 04.00 WIB. Agenda ziarah berlangsung hingga pukul 07.00 WIB, dilanjutkan sarapan bersama secara mandiri di sekitar lokasi.
Setelah rangkaian ziarah, peserta mengikuti agenda istirahat dan penyegaran hingga pukul 14.00 WIB. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan konsolidasi dan makan siang di kawasan Pantai Sorkam, termasuk di kediaman keluarga Ketua PCNU Labusel, H. Ewin Hutagalung.
Puncak kegiatan berlangsung pada pukul 14.00–18.00 WIB melalui rapat kerja dan konsolidasi PCNU Labusel.
Forum tersebut diarahkan untuk memperkuat kaderisasi, membangun kesamaan pandangan antarpengurus, serta menghimpun usulan program kerja yang akan menjadi pijakan organisasi dalam lima tahun ke depan.
Rangkaian acara diawali dengan protokol kepanitiaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa bersama. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sambutan serta stadium general yang disampaikan narasumber.
Pembahasan konsolidasi organisasi melibatkan unsur Rois Syuriah, Katib, Ketua, Sekretaris, jajaran pengurus, para Ketua MWC NU, serta perwakilan alumni kader.
Dalam forum tersebut, penguatan kader dan penyatuan visi-misi menjadi salah satu pokok pembahasan penting. Konsolidasi diharapkan tidak berhenti pada pertemuan seremonial, melainkan menghasilkan rumusan program yang terarah dan dapat dijalankan secara berkesinambungan.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah jajaran PCNU Labusel, di antaranya Ketua H. Ewin Hutagalung, Ketua Tanfidziyah Ustaz Parlindungan Dalimunthe, Sekretaris Rahmat Pujianto, Bendahara H. Rahmat, serta Mustasyar Kiai Syauful Amri.
Turut hadir Ustaz Kusoi Lubis, Ustaz Darwin, Sarino Ali Asman Siregar selaku Ketua Panitia Konsolidasi, Kiai Idris Hasibuan, Kiai H. Tamlihon Siregar, serta sejumlah pengurus dan tokoh NU lainnya.
Hadir pula Muhammad Yunus Nasution, S.Sos., H. Nazful Siregar, serta perwakilan Muslimat NU Labuhanbatu Selatan.
Keterlibatan unsur pengurus cabang, MWC, tokoh agama, dan kader tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi internal organisasi.
Ziarah ke makam Syekh Mahmud di Papan Tinggi Barus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan yang menyertai konsolidasi. Sementara itu, rapat kerja menjadi ruang untuk mengevaluasi arah organisasi sekaligus menyusun agenda strategis ke depan.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan dijadwalkan melakukan persiapan perjalanan pulang ke Labuhanbatu Selatan pada Minggu (4/10/2026), sekitar pukul 20.00 WIB.
Melalui kegiatan tersebut, PCNU Labusel diharapkan semakin solid dalam menjalankan peran keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan, sekaligus menjaga kesinambungan kaderisasi di tingkat cabang hingga kecamatan.
Konsolidasi organisasi bukan semata tentang berkumpulnya pengurus, melainkan bagaimana menyatukan langkah, memperkuat tanggung jawab, dan memastikan program kerja benar-benar memberi manfaat bagi umat dan masyarakat.
Penulis : Mirwan Hasibuan
Editor : Sukadi
Sumber Berita: PCNU Labusel Gelar Konsolidasi di Barus, Ziarah ke Makam Syekh Mahmud dan Perkuat Arah Organisasi Lima Tahun ke Depan












