Berbeda Pengakuan Dari Pelaku Pihak Korban Melapor Ke Polres Metro Bekasi Akhir Nya 289 Tertera Di Laporan 

Sabtu, 27 April 2024 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Global Expose TV Kabupaten Bekadi – Pada Jum’at 26/04/2024. Awal mula kejadian Tahun 2023 Di duga telah terjadi pelecehan terhadap santriwati di pondok pesantren yang terletak di desa Ridho Galih Kec Cibarusah yang di Duga di lakukan oleh seorang ustad di pondok pesantren tersebut.

Tim Investigasi Awak Media ini mendapat kan informasi ada nya dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati yang di duga di lakukan oleh ustad nya sendiri di kobong pondok pesantren di desa ridho galih kp Angkirang awal mula kejadian korban dan teman teman ada kegiatan di kantor desa ridho galih berhubung korban merasa tidak enak badan meriang korban pulang ke pondok pesantren setelah sampai di kobong korban mendapat kan telepon dari seseorang menanyakan keberadaan nya korban menjawab keberadaan nya ada di pondok pesantren.ujar korban sebut saja Mawar.

Selang beberapa menit tak lama korbar kedatangan tamu tak di undang kemudian mengetuk pintu kobong nya kemudian korban menanyakan dari dalam kobong siapa ??? Ujar ( mawar ) tamu tersebut menyebut kan nama nya !! Korban membuka kan pintu kobong nya setelah terbuka diduga pelaku masuk kamar langsung meluk, nyium pipi dan meraba payudara saya,” ungkap Mawar kepada awak media.

Dengan kejadian tersebut, akhirnya orang tua korban dan korban melaporkan oknum pelecehan seksual tersebut ke Polres Metro Bekasi pada tanggal 12 Maret 2024


orang tua korban, meminta Kepolisian untuk menindak lanjuti laporan palisi Nomor STTLP/ B / 803 / III / 2024/ SPKT /POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA/ tqnggal 12 maret 2024 pukul 13 : 26 WIB ,keluarga korban terhadap, oknum pelaku yang diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak kandungnya.

Sementara itu,di duga sebagai pelaku pelecehan saat dikonfirmasi awak media Global Expose Tv di kediamannya membantah soal kasus pelecehan yang ditujukan padanya. Dia menegaskan tidak pernah melakukan seperti yang dituduhkan kepadanya.

“Saya tidak merasa dan tidak pernah melakukannya, jelas ini pencemaran nama baik.” jawab di duga sebagai pelaku ketika ditanya soal dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukannya kepada Mawar. Jum’at (26/04/2024).

Dari pihak korban berharap APH menindak oknum uztad yang diduga melakukan pelecehan, tegasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Pihak Korban Berharap APH Menindak Oknum Ustadz Yang Diduga Melakukan Pelecehan

Berita Terkait

Samsat Kabupaten Bekasi Tingkatkan Pelayanan, Wajib Pajak Diimbau Urus Sendiri Tanpa Calo
H. Dulloh Syafei Menang Telak, Terpilih sebagai Kepala Desa Sumber Jaya Periode 2026–2034
Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif
Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan
Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika
Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut
Diduga Transaksi Sabu Terang-terangan di Pardamean, Ada Apa dengan Polres Labuhanbatu?
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi Tingkatkan Pelayanan, Wajib Pajak Diimbau Urus Sendiri Tanpa Calo

Sabtu, 26 September 2026 - 10:33 WIB

H. Dulloh Syafei Menang Telak, Terpilih sebagai Kepala Desa Sumber Jaya Periode 2026–2034

Selasa, 22 September 2026 - 11:40 WIB

Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Jumat, 18 September 2026 - 23:54 WIB

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan

Jumat, 18 September 2026 - 14:04 WIB

Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika

Berita Terbaru