
Global Expose TV Kabupaten Penajam Paser Utara-Kaltim-Untuk meningkatkan pengetahuan tentang perencanaan pengadaan barang dan jasa Tahun Anggaran 2024, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) maka perlu diadakan bimbingan tehnis (Bimtek), hal ini diungkap Asisten II Bidang perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Kabupaten PPU Nicko Herlambang, Rabu (29/11-2023)

“Bimtek yang diadakan tersebut sangat penting untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang perencanaan pengadaan barang dan jasa, langkah-langkah menghadapi akhir tahun anggaran 2023, serta peningkatan kompetensi di bidang pengadaan barang dan jasa kepada pelaku pengadaan barjas di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU,” ungkapnya.

Dikatakannya, peserta bimtek akan mendapatkan berbagai informasi yang bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan tentang hal tersebut, khususnya di kabupaten yang memiliki semboyan Maju, Moderen dan Religius, Kaltim ini.
“ Saya yakin, dengan adanya bimbingan teknis ini kita semua akan semakin memahami dan memperluas wawasan tentang pengadaan barang dan jasa,” lanjutnya
Nicko berharap, semua peserta bimtek dapat mengikutinya dengan seksama dan segera melakukan tindak lanjut atas hasil bimtek pengadaan barjas yang telah diikuti sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Saya apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara bimtek ini. Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada pemateri yang telah berkenan berbagi pengetahuan dan pengalamannya kepada para peserta,” ungkapnya.
Senada disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Barang dan Jasa (Barjas) Kabupaten PPU, Iwan Kadir Yatim, ia menambahkan, perencanaan pengadaan merupakan langkah awal dari proses perencanaan pengadaan yang akan menentukan proses langkah selanjutnya.
“Perencanaan pengadaan yang akurat dengan tenggat waktu yang cukup, menjadi hal yang sangat penting untuk menghindari kesalahan perencanaan yang berpotensi menimbulkan pertentangan dengan prinsip, efektv, evisien, terbuka, adil dan akuntabel dalam proses pengadaan barjas bagi pemerintah,” ujarnya. (Edison Jalal)











