Global Expose TV Kabupaten PEGUNUNGAN BINTANG – Sunyi Pegunungan Bintang mendadak terasa lebih hidup ketika seragam cokelat menyusuri jalan setapak Kampung Yunabol, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu (4/2/2026).
Namun, kedatangan mereka bukan untuk operasi penindakan, melainkan membawa sapaan hangat, obrolan ringan, dan pesan kesehatan bagi warga.
Personel Operasi Damai Cartenz 2026 yang dipimpin oleh Ipda Ranto Achmad Chamdani, S.KM., melaksanakan patroli dialogis sekaligus sosialisasi kesehatan sebagai bagian dari pendekatan humanis Polri di wilayah pegunungan Papua.
Mereka menyambangi rumah-rumah warga, berdialog langsung dengan masyarakat, serta memberikan edukasi sederhana tentang pentingnya menjaga kesehatan di tengah keterbatasan akses layanan medis.
Di wilayah dengan medan geografis yang menantang dan fasilitas kesehatan yang terbatas, persoalan kesehatan kerap menjadi kekhawatiran utama masyarakat. Kehadiran personel Satgas dengan pendekatan persuasif ini menjadi jembatan untuk membangun rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran hidup sehat.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga membawa pesan kebersamaan bahwa Papua adalah kita, yang perlu dirawat dan dijaga bersama.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata wajah humanis Polri di Papua.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kehadiran aparat bukan hanya soal keamanan, tetapi juga kepedulian. Melalui patroli dialogis dan sosialisasi kesehatan ini, kami membangun kedekatan sekaligus membantu warga menjaga kualitas hidupnya. Papua adalah rumah kita bersama, mari kita rawat dan jaga bersama,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menekankan pentingnya komunikasi langsung dalam menciptakan situasi yang kondusif.
“Ketika anggota kami duduk, berbicara, dan mendengar langsung keluhan warga, di situlah kepercayaan tumbuh. Dari kepercayaan itu, stabilitas keamanan akan terjaga secara alami.
Semangatnya sederhana, tong baku jaga,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.
Respons masyarakat Kampung Yunabol pun terasa hangat. Warga menyambut baik kegiatan tersebut karena merasa diperhatikan, sekaligus memperoleh pengetahuan yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga mereka.
Kegiatan berlangsung aman dan penuh keakraban. Bagi warga Yunabol, hari itu bukan sekadar patroli, melainkan momen ketika negara hadir melalui sentuhan yang lebih manusiawi—sebuah wujud Operasi Damai Cartenz 2026 yang bekerja dengan hati dan ketulusan. Papua tetap damai, dijaga bersama, satu kampung demi satu kampung.
Penulis : Samsul bahri dan team
Editor : Faeyza
Sumber Berita: Di Balik Sunyi Pegunungan, Sentuhan Hangat Polisi Hadir di Kampung Yunabol












