Global Expose TV Kota Balikpapan – Kebakaran melanda kawasan Pasar Sepinggan di RT 025, Kelurahan Sepinggan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan, Jumat (31/7/2026) pagi. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menghanguskan sekitar 40 lapak pedagang dari total sekitar 400 lapak yang berada di dalam pasar.
Kapolsek Balikpapan Selatan bersama personel kepolisian langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan masyarakat terkait kebakaran yang terjadi sekitar pukul 06.30 WITA.
Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui sekitar pukul 06.15 WITA. Seorang pedagang, Idzul, mencium bau kabel terbakar saat mengantarkan es batu ke lapak lain. Ketika kembali ke lapaknya, ia melihat kobaran api berasal dari lapak milik Daeng Uding yang berada di belakang lapaknya dan dengan cepat merambat ke lapak penjual mi ayam di sekitarnya.
Melihat kobaran api semakin membesar, Idzul bersama pedagang lain, termasuk Abdul Rajab, berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, tiupan angin yang cukup kencang membuat api cepat menyebar ke lapak-lapak lainnya.
Saksi kemudian menghubungi Polsek Balikpapan Selatan dan BPBD Kota Balikpapan untuk meminta bantuan.
Sekitar pukul 06.30 WITA, petugas BPBD Kota Balikpapan bersama personel kepolisian, relawan, dan warga tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 WITA, dilanjutkan dengan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Sementara itu, sekitar pukul 09.00 WITA, personel Polsek Balikpapan Selatan memasang garis polisi (police line) di lokasi kebakaran untuk kepentingan penyelidikan.
Dari hasil penyelidikan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting atau hubungan pendek arus listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih didalami oleh Unit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan bersama Tim Inafis Polresta Balikpapan.
Hingga saat ini, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan dan belum dapat ditaksir.
Proses penanganan melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Polda Kaltim, Polresta Balikpapan, Polsek Balikpapan Selatan, SAR Brimob, TNI, BPBD, PLN, Pertamina, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Linmas, relawan, serta instansi terkait lainnya.
Polisi mencatat Pasar Sepinggan memiliki tingkat kerapatan bangunan dan lapak yang cukup tinggi dengan instalasi listrik yang dinilai rawan memicu korsleting. Selain itu, keterbatasan alat pemadam api ringan (APAR) di kawasan pasar turut menjadi kendala dalam upaya pemadaman awal oleh para pedagang.
Akibat kebakaran tersebut, diperkirakan sekitar 30 persen aktivitas perdagangan di Pasar Sepinggan akan terganggu, terutama pada lapak yang menjual sayur-mayur, ikan, serta barang pecah belah.
Saat ini situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan kondusif. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, sementara monitoring di lokasi terus dilakukan guna menjamin keamanan masyarakat dan mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Hanguskan Sekitar 40 Lapak di Pasar Sepinggan Balikpapan












