DPK-KNPI Picung ajukan audensi,minta klarifikasi dugaan nepotisme pengelolaan pedagang di SDN 2 Pasirsedang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBAL EXPOSE TV – PANDEGLANG, BANTEN — Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Kecamatan Picung berencana mengajukan audiensi kepada pihak SDN 2 Pasir Sedang, Ketua Komite Sekolah, serta pihak Korwil Pendidikan Kecamatan Picung. Audiensi tersebut bertujuan meminta klarifikasi terkait laporan masyarakat mengenai dugaan praktik nepotisme dalam pengelolaan pedagang di lingkungan sekolah.

Berdasarkan surat permohonan audiensi bernomor 09/KNPI-DPK-Picung/X/2026 tertanggal 14 Oktober 2026, DPK KNPI Picung menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan dan pengaduan masyarakat serta pedagang di sekitar Desa Pasir Sedang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Dalam surat tersebut, KNPI menyoroti dugaan adanya pembatasan kesempatan berjualan di lingkungan SDN 2 Pasir Sedang. Berdasarkan pengaduan yang diterima, sejumlah pedagang menduga bahwa pihak yang diperbolehkan berjualan merupakan orang-orang yang memiliki hubungan keluarga dengan kepala sekolah dan/atau oknum komite sekolah.

Namun, dugaan tersebut masih perlu diklarifikasi secara langsung kepada pihak-pihak terkait. Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak sekolah maupun komite yang dapat mengonfirmasi atau membantah laporan tersebut.

KNPI Soroti Transparansi dan Kesempatan Pedagang Kecil

Selain persoalan dugaan nepotisme, DPK KNPI Picung juga menyoroti perlunya keterbukaan mengenai mekanisme penentuan pedagang, ketentuan berjualan, serta kemungkinan adanya pungutan atau retribusi di lingkungan sekolah.

Menurut poin-poin yang tercantum dalam surat audiensi, keterbukaan aturan dinilai penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, kecemburuan sosial, maupun dugaan perlakuan berbeda terhadap pedagang kecil yang ingin mencari nafkah.

KNPI memandang bahwa pengelolaan aktivitas ekonomi di lingkungan pendidikan perlu memperhatikan ketentuan yang berlaku, kepentingan peserta didik, serta prinsip transparansi dan keadilan.

Minta Penjelasan Terbuka dari Pihak Sekolah

Melalui audiensi tersebut, DPK KNPI Picung berharap pihak sekolah, komite, dan Korwil Pendidikan dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai tata kelola pedagang di lingkungan SDN 2 Pasir Sedang.

Dialog tersebut diharapkan dapat menjadi ruang penyelesaian persoalan berdasarkan fakta, dokumen, serta keterangan seluruh pihak, bukan sekadar berdasarkan asumsi atau informasi sepihak.

KNPI juga mengharapkan agar setiap kebijakan mengenai pedagang memiliki dasar yang jelas dan tidak menimbulkan kesan adanya perlakuan istimewa terhadap pihak tertentu.

Menunggu Klarifikasi dan Tindak Lanjut

Permohonan audiensi yang ditujukan kepada kepala sekolah, ketua komite, serta pihak Korwil Pendidikan Kecamatan Picung tersebut juga ditembuskan kepada Camat Picung, Kepala Desa Pasir Sedang, Ketua DPD KNPI Kabupaten Pandeglang, dan pihak terkait lainnya.

Adapun jadwal pelaksanaan audiensi masih perlu dipastikan melalui pengisian hari, tanggal, waktu, dan tempat dalam surat resmi tersebut.

Global Expose TV membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Kepala SDN 2 Pasir Sedang, Ketua Komite Sekolah, maupun Korwil Pendidikan Kecamatan Picung agar persoalan ini dapat diberitakan secara berimbang.

Prinsipnya, setiap dugaan perlu diuji melalui klarifikasi dan fakta. Transparansi menjadi penting agar kepercayaan masyarakat terhadap lingkungan pendidikan tetap terjaga, sementara hak seluruh pihak untuk memperoleh penjelasan dan menyampaikan keterangan tetap dihormati.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Pandeglang Banten

Berita Terkait

Monev banprov di Desa Pasirtenjo  camat sindangresmi tinjau langsung realisasi pembangunan paving block
Kepala SDN Padaherang 3 buka suara,Tegaskan P2SP dibentuk sebelum dana turun dan koordinasi di lakukan setiap hari
Dugaan anomali pengadaan proyek pendidikan Banten disorot,paket SMKN 15 Pandeglang jadi perhatian
Akses peliputan di duga dihalangi awak media sorot proyek SMKN 15 Pandeglang dan perbedaan durasi pekerjaan
Pernikahan Arini dan Azis Pirdaus Berlangsung Lancar, Dua Keluarga Besar Bersatu dalam Kebahagiaan
Proyek Rp1,17 Miliar TK Al-Kamil Ciherang Disorot, Pondasi Diduga Tak Sesuai Spek, Pengawasan Dipertanyakan
Dugaan gadai sawah berlapis di pasirlancar LSM Laskar Siliwangi dorong penyelesaian sesuai hukum
Pembangunan Jembatan di Jalan Provinsi Ciherang Picung Dikeluhkan Pengguna Jalan, Jalur Alternatif Dinilai Membahayakan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:09 WIB

DPK-KNPI Picung ajukan audensi,minta klarifikasi dugaan nepotisme pengelolaan pedagang di SDN 2 Pasirsedang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Monev banprov di Desa Pasirtenjo  camat sindangresmi tinjau langsung realisasi pembangunan paving block

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Kepala SDN Padaherang 3 buka suara,Tegaskan P2SP dibentuk sebelum dana turun dan koordinasi di lakukan setiap hari

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Dugaan anomali pengadaan proyek pendidikan Banten disorot,paket SMKN 15 Pandeglang jadi perhatian

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Akses peliputan di duga dihalangi awak media sorot proyek SMKN 15 Pandeglang dan perbedaan durasi pekerjaan

Berita Terbaru