Global Expose TV Kabupaten Garut – Masa purna tugas bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan babak baru untuk terus berkarya di ruang yang berbeda. Itulah semangat yang terpancar dari sosok Entib Satibi, S.IP., M.Pd., yang dalam waktu dekat ini akan menuntaskan pengabdiannya sebagai Kepala Bidang Pendidikan Non Formal di Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.
Dalam wawancara khusus bersama Redaksi Global Expose TV, Entib menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan menuntaskan tugas sebagai abdi negara. “Dengan mengucap syukur alhamdulillah, saya sangat bahagia bisa purna atau tamat menjalankan pengabdian kepada negara,” ujarnya.
Momen Berkesan dan Warisan Silaturahmi: Entib mengungkapkan bahwa momen paling berkesan selama menjabat adalah ketika bisa bersentuhan langsung dengan para guru dan siswa di lapangan. “Bertemu rekan-rekan guru dan siswa, menjalin silaturahmi, itulah yang paling membekas,” katanya dengan nada hangat.
Meski dirinya menilai tak ada capaian yang istimewa, namun rasa bangga muncul ketika mendapatkan penghargaan atas dedikasi di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas). “Itu sangat membanggakan,” ucapnya singkat.
Kemitraan Harmonis dengan Pegiat Pendidikan: Dikenal dekat dan bersahabat dengan para pegiat Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), serta berbagai lembaga pendidikan non formal lainnya, Entib menyebut silaturahmi sebagai kunci utama membangun kemitraan. “Perbanyaklah silaturahmi untuk memudahkan koordinasi dan kolaborasi,” pesannya.
Pesan untuk Penerus dan Harapan Setelah Pensiun: Kepada para penerusnya, Entib berpesan agar amanah yang diberikan dijaga dengan baik dan hubungan antarlembaga terus dirawat. “Jagalah amanah dan jalin silaturahmi dengan siapa pun,” tegasnya.
Terkait masa purna tugas, Entib tak berniat berdiam diri. Ia berencana aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial. “Mudah-mudahan Allah memberikan kelancaran. Saya ingin aktif di majelis taklim, mengelola santri-santri, dan kegiatan keagamaan lainnya,” ungkapnya.
Mengakhiri wawancara, Entib menyampaikan tiga hal penting sebagai bentuk perpisahan. “Pertama, terima kasih atas kebersamaan dan dukungan selama ini. Kedua, mohon maaf bila ada ucapan atau perilaku yang kurang berkenan. Dan ketiga, mohon doanya agar masa purna tugas saya diberi kesehatan dan keberkahan,” tutupnya.
Selamat memasuki masa purna tugas, Pak Entib. Warisan ketulusan dan silaturahmi Bapak akan tetap hidup di hati para pegiat pendidikan non formal Garut.
Penulis : F Boy
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Entib Satibi Pamit Purna Tugas: Silaturahmi dan Pengabdian Jadi Warisan Berharga di Dunia Pendidikan Non Formal Garut












