Global Expose TV Kota BALIKPAPAN – Menjamin keamanan pelaksanaan kegiatan keagamaan menjadi salah satu prioritas dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menjelang pelaksanaan misa bersama TNI-Polri, personel Gegana Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur melaksanakan sterilisasi di Gereja Santo Martinus, kawasan AURI Sepinggan, Balikpapan, Rabu (21/10/2026).
Sterilisasi yang dimulai pukul 15.45 WITA tersebut dipimpin Aipda Darius Umbu dengan melibatkan delapan personel Gegana Sat Brimob Polda Kaltim. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan lokasi ibadah dalam kondisi aman sebelum digunakan, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu jalannya misa.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemeriksaan dan penyisiran secara menyeluruh di sejumlah area gereja. Pemeriksaan dilakukan secara teliti untuk mendeteksi kemungkinan adanya benda mencurigakan, khususnya benda yang berpotensi membahayakan jemaat maupun personel TNI-Polri yang mengikuti kegiatan.
Untuk menunjang pelaksanaan tugas, tim Gegana dilengkapi tiga unit metal detector, dua unit mirror stick, dua senter, serta peralatan pendukung lainnya. Personel juga menggunakan perlengkapan pelindung berupa body vest dan helm Kevlar. Sementara itu, kendaraan dinas Hiace bernomor 172015 XII digunakan sebagai sarana operasional.
Hasil Sterilisasi, Tidak Ditemukan Benda Mencurigakan
Dari hasil pemeriksaan dan penyisiran di lokasi, personel tidak menemukan benda atau barang berbahaya yang dicurigai sebagai bahan peledak maupun bom. Hasil tersebut menunjukkan bahwa selama proses sterilisasi berlangsung, tidak ditemukan indikasi ancaman bahan peledak pada area yang diperiksa.
Danden Gegana Sat Brimob Polda Kaltim, Kompol Komank Adhi Andhika, S.E., S.I.K., menegaskan bahwa sterilisasi merupakan bagian penting dari upaya pencegahan untuk meminimalkan potensi ancaman, terutama dalam kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak pihak.
“Sterilisasi ini merupakan langkah preventif untuk memastikan lokasi kegiatan berada dalam kondisi aman sebelum pelaksanaan misa bersama TNI-Polri. Kami mengedepankan kesiapsiagaan, ketelitian, dan profesionalisme personel dalam setiap tahapan pemeriksaan guna mengantisipasi potensi ancaman serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaat,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Dansat Brimob Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K., M.H., menekankan pentingnya kesiapsiagaan serta sinergi seluruh personel dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada kegiatan masyarakat yang membutuhkan pengamanan secara optimal.
“Sat Brimob Polda Kaltim akan terus berkomitmen melaksanakan tugas secara profesional, responsif, dan humanis. Setiap langkah pencegahan harus dilakukan secara terukur dan maksimal sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga keamanan masyarakat serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Pelaksanaan sterilisasi ini menjadi bagian dari komitmen Gegana Sat Brimob Polda Kaltim dalam mendukung pengamanan kegiatan keagamaan melalui langkah pencegahan yang terencana dan profesional.
Dengan pemeriksaan menyeluruh sebelum kegiatan berlangsung, diharapkan pelaksanaan misa bersama TNI-Polri di Gereja Santo Martinus Sepinggan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Sinergi aparat keamanan juga menjadi wujud nyata upaya menjaga toleransi, memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta memelihara kondusivitas wilayah Kalimantan Timur.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Jelang Misa Bersama TNI-Polri, Gegana Brimob Polda Kaltim Sterilisasi Gereja Santo Martinus Sepinggan












