Global Expose TV Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai peningkatan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas merupakan capaian yang patut diapresiasi. Menurutnya, tren positif tersebut menjadi indikator bahwa berbagai upaya pembenahan internal, peningkatan kualitas pelayanan, serta kehadiran Polri di tengah masyarakat mulai dirasakan secara nyata oleh publik.
Berdasarkan Survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai 82,4 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 76,2 persen. Sementara itu, citra kelembagaan Polri juga mengalami kenaikan signifikan, dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.
Fernando menegaskan, hasil survei tersebut tidak hanya merefleksikan data statistik, tetapi juga menggambarkan pengalaman langsung masyarakat dalam berinteraksi dengan institusi kepolisian di berbagai sektor pelayanan.
“Survei ini bukan sekadar angka. Di balik peningkatan tersebut ada pengalaman masyarakat ketika mengurus pelayanan kepolisian, melihat polisi mengatur lalu lintas, menjaga keamanan, membantu korban bencana, hingga hadir dalam berbagai aktivitas masyarakat. Pengalaman-pengalaman itulah yang membentuk kepercayaan publik,” ujar Fernando dalam keterangannya, Jumat (26/6).
Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat tidak dapat dibangun hanya melalui pencitraan, melainkan lahir dari konsistensi pelayanan, profesionalisme, serta kinerja nyata aparat di lapangan.
“Jika kepercayaan masyarakat meningkat, itu berarti pelayanan Polri semakin dirasakan manfaatnya. Tentu masih ada berbagai hal yang harus terus dibenahi. Namun, ketika sebuah lembaga memperoleh pengakuan melalui survei independen, sudah sewajarnya capaian tersebut diapresiasi. Apresiasi bukan berarti menutup ruang kritik, tetapi bentuk penghargaan terhadap kerja keras yang telah dilakukan,” katanya.
Fernando juga menekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata menjadi tanggung jawab Polri, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Tingginya tingkat kepercayaan publik, menurutnya, merupakan modal penting bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat.
Ia berharap masyarakat tetap memberikan kritik, saran, dan masukan yang konstruktif agar proses reformasi di tubuh Polri terus berjalan seiring meningkatnya kepercayaan publik.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal besar bagi Polri untuk terus berbenah. Dengan kepercayaan tersebut, Polri akan semakin termotivasi meningkatkan profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan. Di sisi lain, masyarakat juga harus terus menyampaikan kritik yang membangun. Kritik dan apresiasi harus berjalan beriringan karena keduanya merupakan fondasi penting dalam mewujudkan institusi Polri yang semakin profesional dan dipercaya publik,” tutup Fernando Emas.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil PROV Kaltim
Sumber Berita: Fernando Emas: Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat, Bukti Kinerja Layak Diapresiasi












