Heboh Pemberitaan SMAN 6 Depok, Ketum PP LSM KCBI Angkat Bicara: “Gubernur Jawa Barat Jangan Tebang Pilih Memberi Tindakan”

Jumat, 21 Februari 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Jakarta – Pemberitaan di media online ramai membahas tindakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terhadap Kepala Sekolah SMAN 6 Kota Depok. Dalam laporan Liputanberita62.com, disebutkan bahwa Dedi Mulyadi langsung bekerja pada hari pertama setelah dilantik oleh Presiden Prabowo. Salah satu keputusannya adalah menonaktifkan Kepala SMAN 6 Depok karena kegiatan karyawisata (study tour).

“Hari ini saya langsung bekerja ya, dan saya sudah membuat keputusan menonaktifkan Kepala SMAN 6 Depok karena dia melanggar surat edaran gubernur yang tidak boleh siswanya bepergian ke luar provinsi,” ujar Dedi setelah pelantikannya di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Dedi menegaskan bahwa pihaknya akan membenahi berbagai masalah pendidikan di Jawa Barat. Selain study tour, ia juga akan menindak praktik pungutan liar (pungli). “Saya sudah meminta jajaran saya untuk memeriksa sekolah-sekolah yang melakukan pungutan di luar ketentuan. Ini bagian dari pembenahan manajemen pendidikan di Jawa Barat, karena isu seperti PIP (Program Indonesia Pintar), pungutan liar, dan study tour sangat meresahkan masyarakat,” lanjutnya.

Terkait larangan study tour, Dedi menyatakan bahwa kebijakan tersebut sudah ia pertimbangkan jauh sebelum pelantikan. Menurutnya, biaya study tour yang mencapai Rp 3,5 juta hingga Rp 5,5 juta per siswa terlalu membebani. Ia menyarankan agar siswa lebih banyak belajar di lingkungan sekitar mereka.

“Kalau kita mau fokus pada study tour, maka sebenarnya gampang. Sampah di Depok itu masalah besar. Itu bisa menjadi bahan studi bagi siswa jurusan Biologi atau IPA untuk mempelajari metodologi bakteri pengurai sampah,” kata Dedi dalam akun Instagramnya lima hari lalu.

Dedi menilai bahwa perjalanan ke Yogyakarta, Bali, atau daerah lain bukanlah study tour, melainkan sekadar piknik. Ia menyarankan agar kegiatan tersebut dilakukan secara pribadi oleh keluarga, bukan melalui sekolah secara formal. “Nggak usah deh study tour-nya. Gunakan uangnya untuk kepentingan yang lain,” ujarnya.

Menanggapi pemberitaan ini, Ketua Umum Pimpinan Pusat Perkumpulan Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (PP LSM KCBI), Joel B. Simbolon, S.Kom, angkat bicara. Ia berharap Gubernur Dedi Mulyadi tidak tebang pilih dalam memberikan tindakan.

“PP LSM KCBI memiliki data kuitansi dugaan pungli di berbagai tingkat pendidikan. Kami akan segera menyerahkan laporan ini kepada Gubernur Jawa Barat,” ujar Joel.

Lebih lanjut, ia menyoroti sikap salah satu Kepala Sekolah tingkat SMAN di Kabupaten Bekasi yang diduga bersikap arogan terhadap anggota PP LSM KCBI. Kepala sekolah tersebut dikabarkan berkata, “Saya ini Doktor, Kepala KCD saja tidak berani kepada saya.”

Menutup pernyataannya, Joel B. Simbolon, S.Kom, menegaskan bahwa laporan dugaan pungli ini akan segera disampaikan kepada Gubernur Dedi Mulyadi.

Facebook Comments Box

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Heboh Pemberitaan SMAN 6 Depok, Ketum PP LSM KCBI Angkat Bicara: "Gubernur Jawa Barat Jangan Tebang Pilih Memberi Tindakan"

Berita Terkait

Patroli Malam Cegah Tawuran, 16 Orang Diamankan di Jaktim dan Jakpus
Terobosan PLN! Rakyat Bisa Daftarkan Tanah Mulai 1 Hektar Untuk Program PLTS 100 GWp, Maret Samuel Sueken Dorong Pencegahan Mafia Tanah
Kapolres PPU Raih Suara Indonesia Award 2026, Diapresiasi atas Kepemimpinan dan Inovasi Pelayanan Publik
Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta
Bareskrim Polri Bongkar Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1,19 Ton Kemasan Senilai Rp155 Juta
Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi dan Penataan Kawasan Rawan Narkoba
Wakapolri Pimpin Upacara Purna Tugas FPU 7 Minusca, 140 Personel Terima Penghargaan
Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Divhumas Polri Salurkan Bansos untuk Lansia dan Anak Yatim
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Patroli Malam Cegah Tawuran, 16 Orang Diamankan di Jaktim dan Jakpus

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Terobosan PLN! Rakyat Bisa Daftarkan Tanah Mulai 1 Hektar Untuk Program PLTS 100 GWp, Maret Samuel Sueken Dorong Pencegahan Mafia Tanah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Kapolres PPU Raih Suara Indonesia Award 2026, Diapresiasi atas Kepemimpinan dan Inovasi Pelayanan Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1,19 Ton Kemasan Senilai Rp155 Juta

Berita Terbaru