Jembatan Kayu di Pandeglang Membahayakan Warga, Relawan Soroti Minimnya Perhatian Pemerintah

Kamis, 27 Februari 2025 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten – Kondisi jembatan di Kampung Peusar, Desa Sinarjaya, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten, memprihatinkan. Jembatan yang menjadi akses utama penghubung antara Kampung Jawura dan Desa Sinarjaya ini masih menggunakan penyangga kayu yang rapuh, menimbulkan kekhawatiran bagi warga.

Menurut warga setempat, jembatan tersebut merupakan satu-satunya jalur yang bisa dilalui kendaraan roda empat. Tidak ada jalur alternatif lain yang dapat digunakan, sehingga masyarakat sangat bergantung pada kondisi jembatan tersebut.

Kekhawatiran ini juga dirasakan oleh Tim Relawan AA Banten Peduli, terutama saat mereka membawa pulang seorang pasien bernama Misjaya (35) yang baru saja menjalani operasi hernia di RSUD Banten. “Kami terpaksa menggunakan mobil ambulans dari Desa Katumbiri karena akses yang sulit. Saya sudah dua kali mendatangi Kepala Desa Sinarjaya untuk membahas masalah ini, terutama terkait pasien dari Kampung Peusar, tetapi tidak ada tanggapan,” ujar Rio, salah satu relawan AA Banten Peduli.

Menanggapi kondisi ini, M. Sutisna dari Tim Khusus 99 GRIB JAYA Banten Selatan mempertanyakan kebijakan pemerintah dalam pembangunan infrastruktur desa. “Seharusnya jembatan menjadi prioritas karena menunjang perekonomian masyarakat. Pemerintah pusat telah mengalokasikan Dana Desa (DD) serta aspirasi melalui DPR, namun faktanya, hingga kini jembatan masih menggunakan penyangga kayu yang rentan roboh,” tegasnya.

Sutisna berharap agar pelayanan publik di Kabupaten Pandeglang semakin meningkat, khususnya dalam pembangunan infrastruktur yang mendukung kesejahteraan masyarakat. “Ke depan, pemerintah harus lebih responsif dalam menangani kebutuhan vital seperti ini,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Edi Junaedi/M.Tisna

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Jembatan Kayu di Pandeglang Membahayakan Warga, Relawan Soroti Minimnya Perhatian Pemerintah

Berita Terkait

PROYEK SANIMAS TAHAP I DI CIHANJUANG JADI SOROTAN, SPESIFIKASI BESI DAN PENERAPAN K3 DIMINTA DIPERIKSA
JALAN LABUAN–CIBALIUNG DISOROT, SEMAK BELUKAR DAN LUBANG JALAN DIDUGA ANCAM KESELAMATAN PENGGUNA
Kapolres PPU Raih Suara Indonesia Award 2026, Diapresiasi atas Kepemimpinan dan Inovasi Pelayanan Publik
KEPALA DESA CIPINANG H. MUKRA SM UCAPKAN SELAMAT HARI SANTRI NASIONAL 2026
GERAKAN RAKYAT PANDEGLANG MELAWAN SERUKAN MASYARAKAT KAWAL APBD: JANGAN DIAM TERHADAP KETIDAKADILAN
RESMIKAN SEKRETARIAT, KARANG TARUNA UNIT RW 05 DESA CIMAUNG GELAR PENGAJIAN, DORONG PEMUDA KEGIATAN POSITIF
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kecamatan Pagelaran Berlangsung Meriah dan Lancar
KADES CIHANJUANG ANGKAT BICARA! CACU SUKARDI TEGASKAN ANGGARAN BANPROV DIREALISASIKAN SESUAI ATURAN, WARGA APRESIASI PEMBANGUNAN
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:44 WIB

PROYEK SANIMAS TAHAP I DI CIHANJUANG JADI SOROTAN, SPESIFIKASI BESI DAN PENERAPAN K3 DIMINTA DIPERIKSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:50 WIB

JALAN LABUAN–CIBALIUNG DISOROT, SEMAK BELUKAR DAN LUBANG JALAN DIDUGA ANCAM KESELAMATAN PENGGUNA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Kapolres PPU Raih Suara Indonesia Award 2026, Diapresiasi atas Kepemimpinan dan Inovasi Pelayanan Publik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:38 WIB

KEPALA DESA CIPINANG H. MUKRA SM UCAPKAN SELAMAT HARI SANTRI NASIONAL 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:31 WIB

GERAKAN RAKYAT PANDEGLANG MELAWAN SERUKAN MASYARAKAT KAWAL APBD: JANGAN DIAM TERHADAP KETIDAKADILAN

Berita Terbaru