Global Expose TV Kabupaten Bogor, Jawa Barat – Sejumlah Informasi yang disampaikan oleh tim investigasi kepada pihak Polsek Klapanunggal melalui pesan WhatsApp dilaporkan mendapat respon lambat dari salah satu Kanit berinisial “H.” Kondisi ini menimbulkan kekecewaan atas lambannya penanganan kasus yang merugikan masyarakat luas.
Berdasarkan peraturan, seluruh jenis BBM tertentu (JBT) seperti Pertalite dan Bio Solar tidak boleh diperjualbelikan secara ilegal. Aktivitas mafia BBM yang membeli BBM subsidi dari SPBU dengan mobil untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi merupakan tindakan melanggar hukum, sebagaimana diatur dalam Surat Kepala BPH Migas Nomor 715. Selain itu, penjualan BBM subsidi melalui pengecer atau Pertamini tanpa izin itu.
Meski dugaan aktivitas ilegal ini sudah berlangsung cukup lama, hingga kini belum ada tindakan tegas dari Kapolsek Klapanunggal untuk anggota mafia BBM di wilayahnya. Hal ini menimbulkan desakan dari masyarakat kepada Polres Bogor dan Kapolda Jawa Barat untuk segera menyalakan kinerja Kapolsek Klapanunggal dan memberikan tindakan tegas tersebut.

“Copot Kapolsek Klapanunggal jika terbukti tidak mampu menindak mafia BBM di wilayah hukumnya,” ujar Hotma Tumangger, salah satu pihak yang prihatin dengan situasi ini.

Harapan besar ada pada aparat penegak hukum untuk segera bertindak agar praktik dugaan mafia BBM yang merugikan masyarakat dapat diberantas.” Harap nya.
Penulis : Tim
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Kapolsek Klapanunggal Diduga Gagal Berantas Mafia BBM Subsidi Yang Disinyalir Madih Kian Subur Di Wilayah Hukum nya












