Global Expose TV Kabupaten
Pandeglang – Pada 6 Agustus 2025, Pesta Rakyat Cibaliung (PRC) yang digelar meriah di sekitar area sekolah membawa dampak negatif terhadap proses belajar-mengajar di SMAN 5 Pandeglang. Suasana yang semrawut dan kurangnya pengaturan aktivitas luar kelas menjadi sorotan para guru dan siswa yang merasa terganggu konsentrasi belajarnya.

Sejumlah kegiatan PRC yang berlangsung di siang hari bertepatan dengan jam pelajaran membuat lingkungan sekolah menjadi kurang kondusif. Kebisingan dari panggung hiburan, lalu lintas pengunjung, hingga aktivitas pedagang kaki lima yang menyebar ke dekat ruang kelas menjadi sumber gangguan utama.

“Kegiatan seperti PRC sebaiknya dilaksanakan di lokasi yang tidak terlalu dekat dengan lingkungan sekolah, atau setidaknya di luar jam pelajaran. Karena ini sangat mengganggu fokus siswa dan membuat kegiatan belajar menjadi tidak efektif,” ujar salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.

Pihak sekolah diharapkan segera melakukan koordinasi dengan panitia PRC maupun pihak kecamatan agar kegiatan serupa ke depan tidak lagi mengganggu jalannya proses pendidikan. Kegiatan pesta rakyat pada dasarnya positif, namun perlu pengaturan yang tepat agar tidak berbenturan dengan aktivitas pendidikan.
Dengan menjaga keseimbangan antara kegiatan masyarakat dan proses belajar, diharapkan semangat hiburan dan pendidikan bisa berjalan selaras tanpa saling mengganggu.
Penulis : Ajat GBO
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Keramaian Pesta Rakyat Cibaliung Ganggu Proses Belajar di SMAN 5 Pandeglang












