KPK RI Roadshow di Kabupaten Cirebon, Bangun Karakter Antikorupsi Sejak Dini

Selasa, 29 Juli 2025 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Cirebon – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kembali menggelar roadshow nasional bertajuk “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” di Kabupaten Cirebon.

Salah satu titik kegiatan berlangsung di SMP Negeri 1 Suranenggala, Kecamatan Suranenggala, Senin (28/7/2025), yang dihadiri langsung oleh Bupati Cirebon, Imron, Plt Sekda Kabupaten Cirebon, Iyan Ediyana, beberapa kepala perangkat daerah, serta Penyuluh Antikorupsi (Paksi) Jawa Barat.

Roadshow ini merupakan bagian dari agenda besar KPK RI tahun 2025 untuk menyemai nilai-nilai antikorupsi di kalangan pelajar hingga pejabat pemerintahan daerah. Bupati Imron mengapresiasi kehadiran tim KPK.

“Hari ini kedatangan tamu terhormat, KPK RI, yang sedang menggelar Roadshow KPK 2025 di Kabupaten Cirebon. Dan sekarang tepatnya di SMPN 1 Suranenggala,” ujar Imron.

“Kami atas nama Pemkab Cirebon mengucapkan banyak terima kasih kepada KPK, yang telah memberikan bimbingan terhadap anak-anak sekolah di Kabupaten Cirebon, dan juga para pejabat. Agar Kabupaten Cirebon bersih daripada korupsi,” tuturnya.

Imron mengatakan, korupsi berdampak buruk terhadap kemajuan pembangunan di Kabupaten Cirebon. Imron mengaku, pemkab terus berupaya agar korupsi tak terjadi di daerah berjuluk Kota Wali ini.

Menurutnya, kegiatan KPK di Kabupaten Cirebon memiliki dua sasaran penting, yaitu membentuk karakter antikorupsi pada pelajar sebagai generasi masa depan, serta mengingatkan para pejabat agar menjauh dari praktik korupsi.

“Sangat penting, ini ada dua kegiatan. Kalau untuk anak sekolah tujuannya masa depan, supaya anak-anak sudah tertanam karakternya antikorupsi,” kata Imron.

“Kedua, kepada orang dewasa, kepada pejabat sekarang. Biasanya orang korupsi itu ada kesempatan dan ada niat. Bisa saja orang itu korupsi,” sambungnya.

“Ini harus kita lakukan secara terus menerus mengkampanyekan antikorupsi. Kemudian, korupsi yang terjadi pada PNS itu ada dua, berupa uang dan tidak berupa uang. Yang tidak berupa uang ini, seperti tidak disiplin, abai terhadap aturan,” ucapnya menambahkan.

Sementara itu, Kepala Sekretariat KPK RI, Guntur Kusmeiyano menjelaskan, program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi ini sudah berjalan sejak 2014. Untuk tahun ini, KPK menjangkau delapan kabupaten dan kota, termasuk Kabupaten Cirebon.

“Program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi di Kabupaten Cirebon, pada dasarnya kita ingin merangkul semua pemangku kepentingan,” jelas Guntur.

“Seperti disampaikan Pak Bupati tadi, dari mulai penyelenggara negara, OPD, sampai dengan kuwu atau kepala desa, hingga ke pelajar SMA, SMP, dan SD untuk membumikan internalisasi nilai-nilai antikorupsi,” kata Guntur.

Lebih lanjut, ia mengatakan, internalisasi nilai antikorupsi itu dengan ‘Jumat Bersepeda Kaka’. Nilai-nilai tersebut meliputi jujur, mandiri, tanggung jawab, yang kemudian disingkat menjadi Jumat.

Kemudian berani, sederhana, peduli, disiplin, dan adil disingkat menjadi ‘Bersepeda’. Serta, kerja keras yang disingkat jadi ‘Kaka’.

Dalam kegiatan ini, KPK juga melibatkan penyuluh antikorupsi, duta integritas, serta kelompok kesenian seperti angklung, sebagai media kampanye kreatif.

Tujuannya agar pesan antikorupsi tersampaikan secara ringan dan menyenangkan, tanpa terasa menggurui.

“Kami juga sudah nonton bareng di Desa Susukan, dibarengi tanya jawab. Masyarakat di sana tahu pesan dari film yang kami tayangkan itu seperti apa,” ungkap Guntur.

Ia berharap, kegiatan ini menjadi pemantik lahirnya program-program berkelanjutan di daerah.

“Harapannya, hal ini sebagai trigger (pemicu). Selesai ini, seperti yang Pak Bupati sampaikan, akan ada banyak kegiatan lanjutan,” ucapnya.

“Mungkin nanti untuk mobil Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi akan ada permainan, dan buku bacaan seperti komik. Mudah-mudahan bisa diduplikasi dan diperbanyak, agar menjangkau secara luas,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Sutari

Editor : Sukadi

Sumber Berita: KPK RI Roadshow di Kabupaten Cirebon, Bangun Karakter Antikorupsi Sejak Dini

Berita Terkait

Keluarga Besar SMPN 2 Jamblang Peringati Hari Santri Nasional, Tekankan Semangat Persatuan dan Pengabdian
Tasyakuran HUT ke-62, DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon Tekankan Soliditas dan Pengabdian kepada Rakyat
LSM KCBI Siap Kawal Polemik SMKN 1 Susukan hingga ke Jakarta, Hak Pendidikan Siswa Jadi Sorotan
LSM KCBI Soroti Polemik SMKN 1 Susukan: Wali Murid Disebut Sampai Bersujud Memohon, Disiplin Sekolah Jangan Putus Masa Depan Anak! 
Proyek Senderan BBWS Blok Sedemit Desa Balad Dukupuntang Diduga Tidak Transfaran, Informasi Saling Lempar Seperti Proyek Siluman
Polemik Siswa SMKN 1 Susukan Disoro. “DPD Cirebon Raya Garda Patriot Bersat, Kusmin SCm Pertanyajan Nasib Hak Pendidikan
Tim U-12 Desa Serang Sabet Juara Turnamen Mini Soccer Se-Kecamatan Klangenan
Tekab 852 Polresta Cirebon Bekuk Tiga Pelaku Pengeroyokan Korban Dibacok dengan Celurit
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Keluarga Besar SMPN 2 Jamblang Peringati Hari Santri Nasional, Tekankan Semangat Persatuan dan Pengabdian

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Tasyakuran HUT ke-62, DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon Tekankan Soliditas dan Pengabdian kepada Rakyat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:58 WIB

LSM KCBI Siap Kawal Polemik SMKN 1 Susukan hingga ke Jakarta, Hak Pendidikan Siswa Jadi Sorotan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:47 WIB

LSM KCBI Soroti Polemik SMKN 1 Susukan: Wali Murid Disebut Sampai Bersujud Memohon, Disiplin Sekolah Jangan Putus Masa Depan Anak! 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Proyek Senderan BBWS Blok Sedemit Desa Balad Dukupuntang Diduga Tidak Transfaran, Informasi Saling Lempar Seperti Proyek Siluman

Berita Terbaru