Lagi lagi proyek Cipanas Diduga Memakan Korban

Senin, 11 Maret 2024 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Global Expose TV Cipanas – Proyek Cipanas menjadi sorotan semua elemen masyarakat karena semakin terbuka nya carut marut yang di buat oleh pejabat terkait .

Belum selesai berita tentang SPK palsu penebangan proyek Cipanas kini ada lagi korban dari pekerjaan lain yaitu proyek patok di area bendungan Cipanas .

Korban di sini adalah orang atau warga Sumedang yg berinisial E mengaku mendapat tawaran pekerjaan dari seseorang yang bernama bapak Aqil mukmin / pak okke.

Menurut kesaksian dari korban dan pemberi kerja , pekerjaan patok di janjikan untuk dapat 1000 patok yang akan di bayar dengan nominal yang sudah si sepakati namun hingga akan berakhir nya proyek clearing Cipanas baru akan di bahas pembayaran .

Di duga adanya perintah mengadakan/ penunjukan vendor tanpa SPK/ di duga adanya dua vendor yang satu dapat SPK yang satu tidak .

Pantaun team lapangan pekerjaan patok ini sangat tidak maximal karena adanya beberapa area yang sudah tergenang air dan kami meminta semua elemen penegak hukum dan masyarakat untuk sama sama meninjau ulang lokasi di area bendungan di dampingi dengan pejabat terkait dan vendor yang mengerjakan patok untuk kembali menghitung jumlah patok yang di pasang serta agar transparan mekanisme kerja untuk pekerjaan patok .

Sumber lain mengatakan kepada awak media yang dimana beliau adalah konsultan di salah satu dinas , bahwasanya setiap pekerjaan itu harus ada landasan kerja , dari sumber anggaran , nilai anggaran , proses pemenangan, kegiatan di lapangan pun harus sesuai dengan adanya Rab, gambar, konsultan pengawas, kerangka acuan kerja (KAK).

Namun untuk pekerjaan patok di area Cipanas sangat janggal dan kurangnya transparansi terhadap publik .

Sampai berita ini di muat pun dari pihak pejabat terkait BBWS maupun pejabat tanah, dan perhutani belum memberikan respon terhadap berita yang naik sebelum nya.

Facebook Comments Box

Penulis : Aldi Rahman

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Hasil Investigasi Wartawam

Berita Terkait

Setahun Mengawal MBG, AsLap Batujajar Timur I Berakhir: Muncul Sorotan soal Prosedur Kerja dan Pengelolaan Limbah
Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Batujajar Timur Berjalan Lancar, Warga Penerima Manfaat Apresiasi
Polemik Dugaan Pemecatan Tanpa Surat Resmi AsLap SPPG Batujajar Timur I Mencuat
Bapenda Kabupaten Bandung Barat Disorot, Ruang Pelayanan Publik Diduga Kosong Saat Jam Kerja
Mahasiswa SBM ITB Sulap Botol Minum Menjadi Solusi Gaya Hidup Modern, Berdayakan Pengrajin Kulit Garut 
Mahasiswa SBM ITB Sulap Botol Minum Menjadi Solusi Gaya Hidup Modern, Berdayakan Pengrajin Kulit Garut 
Lebih dari 50 Tenant Meriahkan Ganesha Business Festival 2026, Navira Tampilkan Inovasi Produk Multifungsi
Prajurit Yonif TP 826/BTB Ukir Prestasi Nasional, Sabet Perak di Kejurnas Karate PB FORKI 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:17 WIB

Setahun Mengawal MBG, AsLap Batujajar Timur I Berakhir: Muncul Sorotan soal Prosedur Kerja dan Pengelolaan Limbah

Senin, 28 September 2026 - 12:06 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Batujajar Timur Berjalan Lancar, Warga Penerima Manfaat Apresiasi

Kamis, 17 September 2026 - 20:06 WIB

Polemik Dugaan Pemecatan Tanpa Surat Resmi AsLap SPPG Batujajar Timur I Mencuat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Bapenda Kabupaten Bandung Barat Disorot, Ruang Pelayanan Publik Diduga Kosong Saat Jam Kerja

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:31 WIB

Mahasiswa SBM ITB Sulap Botol Minum Menjadi Solusi Gaya Hidup Modern, Berdayakan Pengrajin Kulit Garut 

Berita Terbaru